- Pasar Cinde di Palembang menjadi destinasi berburu barang antik bernilai tinggi seperti perabot era 80-an hingga 90-an.
- Waktu terbaik berbelanja adalah pukul 05.30 hingga 07.30 WIB untuk mendapatkan harga lebih murah dan barang orisinal.
- Pembeli disarankan mencari barang di area dalam pasar serta menggunakan teknik negosiasi efektif untuk mendapatkan harga terbaik.
SuaraSumsel.id - Di antara hiruk-pikuk Palembang di Sumatera Selatan yang terus tumbuh modern, ada satu tempat yang seolah menyimpan waktu yakniPasar Cinde. Di sinilah, barang-barang yang dulu dianggap usang justru kembali bernilai.
Piring enamel, radio jadul, hingga perabot era 80–90an kini diburu kolektor, bahkan dijual ulang dengan harga berkali lipat. Namun, tak semua orang pulang dengan “harta karun”. Banyak yang datang, melihat-lihat, lalu pergi tanpa hasil. Sementara sebagian kecil lainnya—yang tahu triknya—justru bisa mendapatkan barang antik dengan harga miring.
Kuncinya bukan sekadar beruntung. Tapi tahu waktu yang tepat dan cara bermainnya.
Jam Paling “Menguntungkan”: Datang Saat Pasar Baru Bangun
Waktu terbaik berburu di Pasar Cinde adalah pukul 05.30 – 07.30 WIB
Di jam inilah denyut awal pasar terasa paling “jujur”. Barang-barang baru saja diturunkan dari gudang atau rumah penjual, masih berdebu cerita lama dan belum tersentuh tangan pemburu lain. Lorong belum ramai, langkah pembeli masih jarang terdengar.
Di sisi lain, pedagang pun belum “memasang tembok harga”, angka masih lentur, negosiasi masih cair. Para kolektor menyebutnya “jam basah”, momen singkat ketika peluang menemukan barang langka terbuka lebar, sebelum pasar benar-benar terbangun dan harga mulai mengeras.
Ada logika sederhana yang sering tak terlihat oleh pembeli biasa. Di awal hari, pedagang cenderung ingin segera mendapatkan transaksi pertama sebagai “pembuka rezeki”, sehingga suasana hati masih hangat dan harga belum dipatok kaku.
Nilai barang pun belum terbentuk oleh tarik-ulur permintaan hari itu, belum ada pembeli lain yang menaikkan ekspektasi harga lewat tawar-menawar berulang. Di titik inilah peluang terbuka: Anda bukan sekadar pembeli, tapi bisa menjadi penentu harga pertama yang mengarahkan permainan sejak awal.
Baca Juga: CFD Palembang Tahap II Lebih Tertib, Tapi Warga Mengeluh: Ojol Susah Cari Uang
Spot Tersembunyi: Jangan Berhenti di Bagian Depan
Kesalahan paling umum pembeli pemula adalah berhenti di bagian depan pasar—area yang tampak paling rapi dan “meyakinkan”. Padahal, justru di situlah barang-barang sudah dipilih, dipoles, dan disusun untuk menarik perhatian, lengkap dengan harga yang cenderung lebih tinggi.
Berbeda dengan bagian dalam pasar: lorongnya mungkin lebih sempit, tampilannya lebih berantakan, tapi di sanalah peluang sebenarnya tersembunyi. Banyak barang belum disortir, pedagang lebih fleksibel dalam menentukan harga, dan kesempatan menemukan barang langka yang belum dilirik orang lain jauh lebih besar.
Di sinilah sering muncul temuan tak terduga—barang yang bahkan belum sempat dilihat pembeli lain.
Berburu barang antik bukan hanya soal mata jeli, tapi juga cara berkomunikasi.
Beberapa trik sederhana:
Tag
Berita Terkait
-
CFD Palembang Tahap II Lebih Tertib, Tapi Warga Mengeluh: Ojol Susah Cari Uang
-
PT KAI Imbau Penumpang Datang Lebih Awal ke Stasiun Kertapati saat CFD Ampera Minggu Pagi
-
Jembatan Ampera Ditutup Saat CFD Palembang Besok, Meluas ke Jakabaring: Ini Rute Alternatifnya
-
Pemprov Sumsel-Bank Sumsel Babel Gelar Pesta Rakyat UMKM dan Undian Super Grand Prize
-
Mengapa Makan Pempek Harus Pakai Tangan? Filosofi 'Wong Kito' yang Belum Banyak Diketahui
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Kejati Tegaskan Perbankan Tidak Menikmati Dana Ilegal, Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Sudah Kembali
-
BRILink Agen Bisa Dapat Reward dari BRI, Begini Caranya
-
BRI Hadirkan Program Reward Emas bagi BRILink Agen yang Sukses Tingkatkan Pengguna BRImo
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama