- Kecelakaan maut antara mobil pikap dan truk fuso terjadi di Tol Palindra KM 03+050 pada Jumat dini hari.
- Insiden tersebut mengakibatkan tiga penumpang mobil pikap meninggal dunia di lokasi kejadian akibat benturan yang sangat keras.
- Polres Ogan Ilir sedang mengejar sopir truk fuso yang melarikan diri dengan memanfaatkan bukti rekaman kamera pengawas CCTV.
SuaraSumsel.id - Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Palembang–Indralaya (Palindra), tepatnya di KM 03+050 jalur Indralaya menuju Palembang, Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 02.45 WIB. Insiden yang melibatkan mobil pikap dan truk fuso ini menyebabkan tiga orang meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kapolres Ogan Ilir, Bagus Suryo Wibowo, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, pihak kepolisian saat ini masih melakukan pengejaran terhadap sopir truk fuso yang diduga melarikan diri usai kecelakaan. “Benar, kecelakaan terjadi dini hari tadi. Truk fuso diduga terlibat dan langsung kabur. Saat ini personel sedang melakukan pengejaran,” ujarnya.
Kasat Lantas Polres Ogan Ilir, Dede Supria Yovi, menjelaskan kecelakaan bermula saat truk fuso melaju dari arah Indralaya menuju Palembang di lajur lambat.
Di waktu yang sama, mobil pikap jenis Isuzu Traga datang dari arah belakang dengan kecepatan tinggi. Diduga pengemudi pikap kehilangan konsentrasi hingga akhirnya menabrak bagian belakang truk tersebut.
Benturan keras tak terhindarkan. Bagian depan pikap ringsek parah dan menyebabkan tiga orang di dalamnya meninggal dunia di tempat.
Tiga korban meninggal dunia diketahui bernama Maidi (32), pengemudi, Rif’at (37) dan Rohman (33). Ketiganya merupakan warga Desa Tanjung Sejaro. Usai kejadian, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Usai insiden, sopir truk fuso dilaporkan melarikan diri ke arah Jambi. Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pengejaran.
Polisi juga telah mengantongi rekaman kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik, termasuk pintu masuk dan keluar tol, guna mengidentifikasi kendaraan serta pelaku yang kabur. “Rekaman CCTV sudah kami amankan untuk membantu proses penyelidikan,” kata Dede.
Hingga saat ini, penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap secara pasti penyebab kecelakaan, sekaligus memastikan pertanggungjawaban pengemudi truk fuso.
Baca Juga: Motor Hantam Lubang di OKU Timur Berujung Maut, Ditabrak Mobil Kabur: Ini 5 Fakta Tragisnya
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kecelakaan di jalan tol dapat terjadi dalam hitungan detik, terutama saat dini hari ketika kondisi tubuh dan konsentrasi pengemudi menurun.
Tag
Berita Terkait
-
Motor Hantam Lubang di OKU Timur Berujung Maut, Ditabrak Mobil Kabur: Ini 5 Fakta Tragisnya
-
7 Fakta Truk Ekspedisi Terbakar di Tol IndralayaPalembang Dini Hari, Seluruh Paket Hangus
-
Ngebut Tak Terkendali, 7 Fakta Xpander Diduga Mabuk Hantam Empat Mobil di Kertapati
-
Kecelakaan di Tol Kayuagung, Isuzu Elf Travel Ringsek, Satu Penumpang Meninggal
-
Viral Unggahan Istri Korban Kecelakaan Tol Kayu Agung, Pesannya Pilu
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
-
PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi
-
Terbang ke Kuala Lumpur Kini Lebih Mudah, AirAsia Tambah Penerbangan dari Palembang