- Kecelakaan maut di OKU Timur dipicu motor menghantam lubang, menyebabkan pengendara dan penumpang jatuh.
- Setelah terjatuh, korban ditabrak mobil dari belakang yang kemudian dikemudikan melarikan diri.
- Dampak tragis dari insiden ini adalah meninggalnya dua orang penumpang sepeda motor tersebut.
SuaraSumsel.id - Jalan berlubang kembali memakan korban. Kali ini terjadi di OKU Timur, Sumatera Selatan. Sebuah kecelakaan tragis berawal dari hal yang kerap dianggap sepele, lubang di jalan, namun berujung maut.
Peristiwa ini tidak hanya menyisakan duka, tetapi juga menyimpan sejumlah fakta yang membuat publik kembali mempertanyakan keselamatan jalan raya.
Berikut 5 fakta penting dari kecelakaan maut tersebut
1. Berawal dari motor menghantam lubang
Kecelakaan bermula saat sepeda motor yang ditumpangi korban melaju di jalan tersebut. Namun nahas, kendaraan itu menghantam lubang di jalan hingga kehilangan kendali.
2. Korban terjatuh ke badan jalan
Setelah menghantam lubang, pengendara dan penumpang motor terjatuh. Situasi ini membuat korban berada dalam posisi sangat berbahaya di tengah arus lalu lintas.
3. Ditabrak mobil dari arah belakang
Saat korban terjatuh, datang sebuah mobil yang melintas dan langsung menabrak korban. Benturan ini yang kemudian menyebabkan kondisi korban semakin parah.
Baca Juga: Selain Rendang, 7 Lauk Ketupat Khas Sumsel Ini Diam-Diam Jadi Favorit Saat Lebaran
4. Sopir mobil langsung kabur
Alih alih berhenti dan memberikan pertolongan, pengemudi mobil justru melarikan diri dari lokasi kejadian. Kasus ini pun masuk kategori tabrak lari dan kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
5. Dua orang meninggal dunia
Akibat kejadian tersebut, dua orang dilaporkan meninggal dunia. Peristiwa ini menambah daftar panjang kecelakaan lalu lintas yang dipicu kondisi jalan yang tidak layak.
Kecelakaan ini menjadi pengingat keras bahwa faktor kecil seperti lubang di jalan bisa berujung fatal. Di sisi lain, perilaku pengemudi yang kabur setelah menabrak korban juga memperparah situasi.
Keselamatan di jalan bukan hanya soal kehati hatian pengendara, tetapi juga kondisi infrastruktur dan tanggung jawab semua pihak. Tanpa itu, tragedi serupa bisa kembali terulang kapan saja.
Tag
Berita Terkait
-
Ngebut Tak Terkendali, 7 Fakta Xpander Diduga Mabuk Hantam Empat Mobil di Kertapati
-
Kecelakaan di Tol Kayuagung, Isuzu Elf Travel Ringsek, Satu Penumpang Meninggal
-
Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Pemudik Terjun ke Jurang di OKU Selatan
-
Dua Orang Meregang Nyawa, Pelaku Tabrak Lari di Palembang Teridentifikasi
-
Sadis! Penabrak Ojol dan Penumpang di KM 9 Palembang Kabur
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan Lewat 1,18 Juta BRILink Agen
-
Ultra Mikro BRI Catat 22 Ton Tabungan Emas dan 7,9 Juta Polis Baru