Tasmalinda
Kamis, 30 April 2026 | 17:59 WIB
Langkah agresif Bank Sumsel Babel, lelang aset digelar serentak di tiga wilayah
Baca 10 detik
  • Bank Sumsel Babel menggelar lelang aset nonproduktif serentak di Pangkalpinang, Lahat, dan Palembang selama Mei hingga Juni 2026.
  • Kegiatan ini bekerja sama dengan KPKNL guna mengoptimalkan penyelesaian kredit bermasalah secara legal, transparan, dan terukur.
  • Langkah strategis tersebut bertujuan meningkatkan kualitas aset perbankan sekaligus mendorong perputaran ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha.

SuaraSumsel.id - Upaya membenahi kualitas aset terus dikebut Bank Sumsel Babel. Melalui lelang serentak yang digelar di tiga wilayah, bank daerah ini mempertegas komitmennya dalam menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG), sekaligus mempercepat penanganan aset nonproduktif.

Program lelang ini dilaksanakan bekerja sama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) di tiga kota, yakni Pangkalpinang pada 19 Mei 2026, Lahat pada 21 Mei 2026, dan Palembang pada 3 Juni 2026. Skema bertahap ini dirancang untuk menjangkau lebih luas masyarakat di wilayah Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung.

Lelang serentak tersebut menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan aset nonproduktif, terutama agunan kredit yang belum terselesaikan. Aset-aset ini diharapkan kembali memiliki nilai ekonomi dan dapat dimanfaatkan secara produktif oleh masyarakat maupun pelaku usaha. Di sisi lain, langkah ini juga menjadi bagian dari penyelesaian kredit bermasalah secara legal, terukur, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pelaksana Tugas Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Marzuki, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas aset sekaligus mendorong perputaran ekonomi daerah.

“Melalui lelang serentak ini, kami ingin memastikan pengelolaan aset dilakukan secara sehat, transparan, dan akuntabel. Aset yang sebelumnya belum produktif diharapkan dapat kembali memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan dunia usaha,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi dengan KPKNL di tiga wilayah merupakan bagian dari sinergi strategis antara perbankan daerah dan instansi pemerintah dalam menghadirkan proses lelang yang aman, terpercaya, dan memiliki kepastian hukum.

Bank Sumsel Babel juga mengajak masyarakat dan pelaku usaha untuk memanfaatkan kesempatan ini guna memperoleh aset bernilai dengan harga kompetitif melalui mekanisme resmi negara. Dukungan jaringan kantor di seluruh wilayah operasional diharapkan mampu memperluas jangkauan informasi sekaligus meningkatkan pemahaman publik terhadap proses lelang yang legal dan transparan.

Melalui inisiatif ini, Bank Sumsel Babel optimistis dapat terus memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan produktivitas aset, serta berkontribusi terhadap perputaran ekonomi di daerah.

Baca Juga: Bank Sumsel Babel Kian Agresif Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Daerah

Load More