- Kabupaten Empat Lawang merayakan hari jadi ke-19 dengan meresmikan penambahan fasilitas publik baru bagi masyarakat setempat.
- Bank Sumsel Babel memberikan bantuan CSR berupa pembangunan gardu, gazebo, dan gapura selamat datang di kawasan tersebut.
- Penambahan fasilitas ini bertujuan meningkatkan kenyamanan ruang publik serta memperkuat identitas daerah bagi warga dan tamu.
SuaraSumsel.id - Peringatan Hari Ulang Tahun ke-19 Kabupaten Empat Lawang tahun ini terasa lebih istimewa. Tak sekadar seremoni tahunan, momen hari jadi daerah tersebut juga menghadirkan tambahan fasilitas publik yang bisa langsung dimanfaatkan masyarakat.
Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), Bank Sumsel Babel Cabang Tebing Tinggi menyerahkan bantuan berupa pembangunan gardu dan gazebo di kawasan kolam retensi Kabupaten Empat Lawang.
Kehadiran fasilitas ini diharapkan membuat kawasan tersebut menjadi ruang yang lebih nyaman bagi warga untuk beraktivitas, beristirahat, hingga menikmati ruang terbuka yang lebih tertata.
Gazebo dan gardu itu pun menambah fungsi kolam retensi yang selama ini tak hanya berperan sebagai pengendali air, tetapi juga menjadi area interaksi sosial masyarakat.
Dengan penataan yang lebih baik, kawasan ini dinilai berpotensi menjadi ruang publik yang lebih hidup, nyaman, dan memberi manfaat lebih luas bagi warga sekitar.
Tak hanya itu, dukungan CSR juga diwujudkan melalui pembangunan gapura selamat datang untuk kegiatan Pekan Daerah (PEDA) XVI.
Infrastruktur tersebut bukan sekadar penanda kegiatan, melainkan juga memperkuat identitas daerah sekaligus menyambut masyarakat dan tamu yang hadir dengan tampilan yang lebih representatif.
Pelaksana Tugas Sementara Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Marzuki, melalui Pemimpin Divisi Perencanaan Strategis dan Ekosistem Bisnis Bank Sumsel Babel, Ali Joni, menegaskan bahwa program CSR perusahaan diarahkan untuk memberi manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.
“Fasilitas yang dibangun diharapkan dapat digunakan dalam jangka panjang dan memberi kenyamanan bagi masyarakat. Kami ingin kehadiran Bank Sumsel Babel dapat dirasakan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Melalui kontribusi tersebut, Bank Sumsel Babel berupaya menjadi bagian dari pembangunan daerah, tak hanya melalui layanan keuangan, tetapi juga lewat penyediaan fasilitas yang mendukung kualitas hidup masyarakat.
Baca Juga: Bank Sumsel Babel dan OJK Wujudkan Inklusi Keuangan Tanpa Batas Lewat Layanan Ramah Disabilitas
Momentum Hari Jadi Kabupaten Empat Lawang ke-19 pun menjadi simbol kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah daerah dalam menghadirkan pembangunan yang lebih dekat dengan kebutuhan warga.
Berita Terkait
-
Bank Sumsel Babel dan OJK Wujudkan Inklusi Keuangan Tanpa Batas Lewat Layanan Ramah Disabilitas
-
Ratusan Warga Padati Balai Kota Pagar Alam, Undian Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Meriah
-
Lelang Aset Bank Sumsel Babel 2026 Dibuka, Ini Jadwal & Cara Dapat Properti Legal Terjangkau
-
Yuk Gunakan QRIS Bank Sumsel Babel di Car Free Night Palembang, Transaksi Lebih Hemat
-
Tabungan Pesirah BSB: Ketika Nilai Simpanan Bertemu Peluang Raih Mobil dan Kemudahan Transaksi
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Tata Kelola dan Perlindungan Aset Lewat Kerja Sama dengan Kejari PALI
-
Usai Terima SK Plt Pasca Edison Jadi Tersangka, Bisakah Sumarni Jadi Bupati Muara Enim?
-
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Ini Dampaknya bagi Kelas Menengah dan UMKM di Sumsel
-
Apa Itu Jongot? Cara Orang Musi Menjaga Pangan, Air, dan Ingatan Leluhur di Sumsel
-
Program MBG Bermasalah? Sejumlah Dapur di Sumsel Ternyata Berhenti Sementara