Tasmalinda
Sabtu, 18 April 2026 | 15:15 WIB
Pelaku UMKM Pempek Cek Ida 26 Ilir Palembang [Suara.com/Tasmalinda]
Baca 10 detik
  • Kawasan 26 Ilir, Palembang, menjadi pusat distribusi pempek yang menawarkan harga lebih terjangkau melalui strategi pembelian tertentu.
  • Pembeli disarankan datang pada pukul 05.30 hingga 08.00 WIB untuk mendapatkan stok segar dengan harga yang lebih fleksibel.
  • Membeli pempek dalam jumlah banyak, jenis campuran, atau dalam kondisi beku terbukti efektif menekan biaya pengeluaran pembeli.

SuaraSumsel.id - Berburu pempek murah di 26 Ilir, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) sebenarnya bukan soal keberuntungan, tapi soal tahu “celahnya”.

Banyak orang datang, beli satuan, lalu pulang dengan harga normal. Padahal di lokasi yang sama, ada pembeli lain yang bisa membawa pulang sekantong pempek dengan harga jauh lebih hemat—bahkan mendekati harga pedagang.

Pertanyaannya: apa bedanya? Jawabannya sederhana: cara membeli.

Kenapa 26 Ilir Jadi Tempat Favorit Cari Pempek Murah?

Kawasan 26 Ilir dikenal sebagai salah satu pusat distribusi pempek di Palembang. Banyak penjual di sini tidak hanya melayani pembeli eceran, tapi juga menyuplai warung hingga reseller. Artinya, harga yang ditawarkan tidak selalu kaku—dan di sinilah peluang hemat terbuka.

5 Hacks Dapat Harga Grosir (Tanpa Harus Jadi Pedagang)

1. Datang Lebih Pagi, Saat Stok Masih “Hangat”

Waktu terbaik berburu pempek adalah pagi hari, saat penjual baru selesai produksi yakni 05.30 – 08.00 WIB. Di jam ini, stok melimpah dan penjual lebih fleksibel memberi harga.

2. Hindari Beli Satuan, Langsung Bilang “Ambil Banyak”

Baca Juga: Filosofi Ikan Belido dalam Budaya Palembang: Simbol Kebanggaan di Balik Pempek

Kalimat sederhana bisa mengubah harga seperti “Ambil banyak atau paket  ya, Pak/Bu.” Begitu Anda terlihat membeli banyak, harga biasanya langsung turun.

3. Pilih Pempek Campur 

Banyak pembeli fokus ke jenis tertentu seperti kapal selam. Padahal, paket campur (lenjer, adaan, kulit) sering jauh lebih murah. Cocok untuk stok sekaligus variasi rasa.

4. Gunakan “Kode” yang Dipahami Penjual

Cukup tanya misalnya “Kalau ambil banyak, beda harganya berapa?” Ini sinyal bahwa Anda bukan pembeli biasa. Penjual biasanya langsung menawarkan harga lebih rendah.

5. Pilih Pempek Beku

Load More