- Kolam ikan warga di Gang Cik Din, Pagaralam, berubah warna menjadi merah pekat setelah hujan deras, Kamis (16/4/2026).
- Penyebab fenomena tersebut adalah sisa cairan cat atau bahan kimia dari drum yang hanyut ke dalam kolam.
- Kejadian yang mencemari empat kolam ikan tersebut sempat memicu spekulasi tidak mendasar di kalangan masyarakat dan media sosial.
SuaraSumsel.id - Fenomena kolam ikan yang tiba-tiba berubah menjadi merah pekat di Kota Pagaralam, Sumatera Selatan sempat memicu perdebatan di media sosial. Banyak warganet langsung berspekulasi dengan mulai dari fenomena alam hingga hal-hal tak masuk akal.
Namun, benarkah ini kejadian misterius? Atau justru ada penjelasan sederhana yang luput dari perhatian?
Peristiwa ini terjadi di kawasan Gang Cik Din, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, Kamis (16/4/2026) sore, tak lama setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Air di sejumlah kolam ikan milik warga mendadak berubah warna menjadi merah pekat, bahkan disebut menyerupai darah. Dalam waktu singkat, video dan foto kejadian itu menyebar luas dan memancing rasa penasaran publik.
Warga pun berbondong-bondong datang ke lokasi, sebagian karena panik, sebagian lagi karena ingin memastikan langsung kejadian yang dianggap “tidak biasa”.
Karena terjadi tiba-tiba setelah hujan, banyak warga awalnya mengaitkan kejadian ini dengan faktor alam. Tak sedikit pula spekulasi liar bermunculan di media sosial, mulai dari pencemaran misterius hingga dugaan fenomena langka.
Belakangan diketahui informasi jika ada warga yang mencuci drum di kolam tersebut.
Penelusuran di lapangan justru mengarah pada penyebab yang jauh dari kata misterius. Di dalam drum tersebut terdapat sisa cairan berwarna merah, diduga cat atau bahan kimia sejenis yang kemudian terbawa aliran air saat hujan dan masuk ke kolam warga.
Akibatnya, setidaknya empat kolam ikan terdampak dan berubah warna secara drastis.
Baca Juga: Korban Jadi Tersangka! Ini 5 Fakta Terbaru Kasus Mahasiswi Pagar Alam Bongkar Pelecehan Atasan
Perubahan warna yang sangat kontras dari jernih ke merah pekat, membuat kejadian ini terlihat seperti sesuatu yang “tidak wajar”.
Padahal, dalam konteks lingkungan, pencemaran air oleh zat kimia berwarna memang bisa menghasilkan efek visual yang ekstrem, terutama jika terbawa aliran air hujan.
Dengan kata lain, yang terlihat dramatis belum tentu bersifat misterius.
Fenomena kolam merah di Pagaralam menunjukkan satu hal: di era media sosial, sesuatu yang terlihat “aneh” bisa dengan cepat berubah menjadi narasi besar, bahkan sebelum fakta sebenarnya muncul.
Pertanyaannya kini, apakah kita terlalu cepat percaya pada hal-hal yang tampak dramatis? Atau justru kurang sabar menunggu penjelasan yang rasional?
Berita Terkait
-
Korban Jadi Tersangka! Ini 5 Fakta Terbaru Kasus Mahasiswi Pagar Alam Bongkar Pelecehan Atasan
-
Kejagung Periksa Kajari Pagaralam, Ini 5 Fakta Sebenarnya di Balik Isu OTT
-
Detik-detik Mencekam di Gunung Dempo, 4 Pendaki Dievakuasi Akibat Cuaca Ekstrem
-
Info Lokasi Salat Idul Fitri Muhammadiyah di Kota Besar Sumsel: Prabumulih, Lubuklinggau, Pagar Alam
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
-
Kejagung Geledah Kantor BGN, Dilakukan di Tengah Pencopotan Dadan dan Dugaan Jual Beli Titik MBG
-
Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.774.000/Gram Hari Ini, Saatnya Beli?
Terkini
-
Puluhan Lansia di Prabumulih Dapat Layanan Kesehatan Gratis, Menjaga Tetap Sehat di Usia Senja
-
Javaco Hadir di Palembang, Pengrajin Lokal Jadi Fokus Lewat Program Suara Jagoan
-
Akhir Penantian 40 Hari, 443 Jemaah Haji Asal OKU Timur Kembali ke Pelukan Keluarga
-
Tak Mau Balikan, Wanita Asal OKI Mengaku Foto Tanpa Busananya Disebar Mantan Pacar
-
BSB Mobile Bermasalah atau Tidak Bisa Login? Ini Langkah yang Harus Dilakukan Nasabah