- Mantan Wali Kota Palembang, Harnojoyo, dijatuhi hukuman 2 tahun 4 bulan penjara atas kasus korupsi revitalisasi Pasar Cinde.
- Hakim turut menjatuhkan denda Rp100 juta, meskipun Harnojoyo sudah mengembalikan kerugian negara sebesar Rp750 juta.
- Keputusan ini menegaskan bahwa pengembalian uang negara tidak menghapuskan perbuatan pidana korupsi yang telah dilakukan.
SuaraSumsel.id - Mantan Wali Kota Palembang, Harnojoyo, divonis hukuman penjara selama 2 tahun 4 bulan setelah dinyatakan bersalah dalam kasus korupsi proyek revitalisasi Pasar Cinde. Putusan tersebut dibacakan oleh majelis hakim dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor.
Dalam putusannya, majelis hakim menyatakan Harnojoyo terbukti melakukan tindak pidana korupsi yang berkaitan dengan proyek revitalisasi Pasar Cinde di Palembang. Selain hukuman penjara, hakim juga menjatuhkan denda sebesar Rp100 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar maka diganti dengan kurungan selama beberapa bulan.
Dalam amar putusannya majelis menyatakan perbuatan terdakwa terbukti secara dan menyakinkan bersalah, bersama – sama melakukan tindak pidana korupsi yang merugikan negara.
“Mengadili dan menjatuhkan pidana penjara dua tahun dan 4 bulan dengan denda Rp100 juta subsider 60 hari,” tegas ketua hakim Fauzi Isra SH MH, di PN Tipikor Palembang, Kamis (12/3/2026).
Salah satu hal yang menjadi pertimbangan meringankan dalam putusan tersebut adalah karena Harnojoyo telah mengembalikan kerugian negara sebesar Rp750 juta. Uang tersebut disetorkan sebagai bagian dari upaya pengembalian kerugian negara yang timbul dalam proyek tersebut.
Meski demikian, majelis hakim menegaskan bahwa pengembalian kerugian negara tidak menghapus perbuatan pidana yang telah dilakukan. Karena itu, terdakwa tetap dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman penjara.
Kasus ini berkaitan dengan proyek revitalisasi Pasar Cinde, salah satu pasar bersejarah di Kota Palembang yang sempat menjadi polemik publik. Proyek tersebut sebelumnya menuai kontroversi karena menyangkut pembangunan ulang kawasan pasar yang memiliki nilai sejarah bagi masyarakat Palembang.
Putusan terhadap Harnojoyo ini menambah daftar perkara korupsi yang menyeret pejabat daerah terkait proyek pembangunan. Hingga kini, kasus revitalisasi Pasar Cinde masih menjadi perhatian publik karena menyangkut pengelolaan aset daerah dan pelestarian bangunan bersejarah.
Baca Juga: Kondisi Kesehatan Menurun, Terdakwa Korupsi Alex Noerdin Jalani Perawatan Intensif
Berita Terkait
-
Kondisi Kesehatan Menurun, Terdakwa Korupsi Alex Noerdin Jalani Perawatan Intensif
-
Kembalikan Kerugian Negara Rp750 Juta, Harnojoyo Hanya Dituntut 3,5 Tahun
-
LHKPN Rp15 Miliar, Harnojoyo Kembalikan Rp750 Juta ke Penyidik dalam Korupsi Pasar Cinde
-
Kemana Mengalir Dana 99 Proyek Fiktif di Palembang? Publik Tunggu Nama Penerima Dana Sebenarnya
-
99 Proyek Fiktif Terbongkar, Publik Pertanyakan Pengawasan Wali Kota: Kok Bisa Lolos Semua?
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera
-
Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026
-
Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi
-
Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda
-
Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh