- Rencana pengadaan dua meja biliar untuk rumah dinas pimpinan DPRD Sumsel memiliki total anggaran hampir Rp487 juta.
- Rumah dinas Ketua DPRD Sumsel dianggarkan Rp151 juta, sedangkan Wakil Ketua III Rp335,9 juta untuk fasilitas tersebut.
- Ketua DPRD Andie Dinialdie menyatakan rencana pengadaan ini masih perencanaan dan dapat ditinjau ulang atau dibatalkan.
SuaraSumsel.id - Rencana pengadaan dua unit meja biliar untuk rumah dinas pimpinan DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) menjadi perbincangan publik. Nilai anggaran yang tercatat mencapai hampir setengah miliar rupiah membuat perhatian tertuju pada dua pimpinan DPRD Sumsel yang rumah dinasnya direncanakan memiliki fasilitas tersebut.
Berdasarkan data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) milik Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah per 7 Maret 2026 dari Sekretariat DPRD Sumsel, rencana pengadaan dua meja biliar itu memiliki total anggaran sekitar Rp486,9 juta.
Rinciannya, satu meja biliar direncanakan untuk rumah dinas Ketua DPRD Sumsel dengan nilai sekitar Rp151 juta, sementara satu unit lainnya dialokasikan untuk rumah dinas Wakil Ketua III DPRD Sumsel dengan nilai sekitar Rp335,9 juta.
Sorotan publik terhadap rencana tersebut membuat profil dua pimpinan DPRD Sumsel ini ikut menjadi perhatian.
Andie Dinialdie saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Sumatera Selatan periode 2024–2029. Politikus dari Partai Golkar ini dikenal aktif dalam dunia politik daerah serta berbagai organisasi di Sumatera Selatan.
Selain memimpin lembaga legislatif provinsi, Andie juga menjabat sebagai Ketua Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia Sumatera Selatan.
Keterlibatannya dalam organisasi olahraga biliar membuat namanya sering dikaitkan dengan perkembangan olahraga tersebut di daerah.
Menanggapi sorotan publik terkait rencana pengadaan meja biliar di rumah dinas pimpinan DPRD Sumsel, Andie sebelumnya menjelaskan bahwa pengadaan tersebut masih dalam tahap perencanaan.
Baca Juga: Mengapa Dua Rumdin Pimpinan DPRD Sumsel Direncanakan Punya Meja Biliar Ratusan Juta?
Ia juga mengklaim meja biliar tersebut nantinya dapat dimanfaatkan sebagai alternatif tempat latihan bagi atlet biliar Sumatera Selatan.
Sementara itu, Ilyas Panji Alam saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua III DPRD Sumatera Selatan. Ia merupakan politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Sebelum duduk di kursi pimpinan DPRD Sumsel, Ilyas memiliki pengalaman panjang di pemerintahan daerah.
Ia pernah menjabat sebagai Bupati Ogan Ilir selama dua periode setelah sebelumnya juga menjabat sebagai Wakil Bupati Ogan Ilir.
Pengalaman tersebut membuatnya dikenal sebagai salah satu tokoh politik yang cukup lama berkiprah dalam pemerintahan daerah di Sumatera Selatan.
Berita Terkait
-
Mengapa Dua Rumdin Pimpinan DPRD Sumsel Direncanakan Punya Meja Biliar Ratusan Juta?
-
Meja Biliar Rp486 Juta di Rumdin DPRD Sumsel Jadi Sorotan, Berapa Sih Harga Aslinya?
-
Meja Biliar Rp486 Juta di Rumdin DPRD Sumsel Ramai Dibahas, Ini 7 Faktanya
-
Rencana Pengadaan Meja Biliar Rp486 Juta di Rumdin DPRD Sumsel Jadi Sorotan
-
Keuangan Daerah Cekak? DPRD dan Pemprov Sumsel Bentuk Pansus Cari Tambahan PAD
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Profil Edison, Bupati Muara Enim dari NasDem yang Terjaring OTT KPK
-
7 Fakta Terbaru OTT Bupati Muara Enim Edison, KPK Ungkap Dugaan Suap Pengadaan
-
Herman Deru Buka Suara soal OTT Bupati Edison, Beri Peringatan untuk Pejabat
-
Selain Bupati Edison, Ini Sederet Pejabat Muara Enim yang Diamankan KPK dalam OTT
-
Sebelum Bupati Edison, KPK Lebih Dulu OTT Pejabat Disdik Muara Enim