- PTBA menyelenggarakan aksi donor darah bersama PMI Lampung di Tarahan Port dalam rangka HUT ke-45 perusahaan.
- Kegiatan ini melibatkan 157 partisipan dari karyawan, mitra, dan masyarakat sekitar untuk menyumbang darah.
- Donor darah ini bertujuan mendukung stok darah Lampung dan menumbuhkan budaya kepedulian sosial perusahaan.
SuaraSumsel.id - Dalam semangat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menghadirkan energi kebaikan yang nyata. Bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Lampung, PTBA menggelar aksi donor darah di Kantor Terpadu Lantai 1 Unit Tarahan Port.
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni perayaan ulang tahun perusahaan, melainkan wujud kepedulian sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Donor darah memiliki peran vital dalam membantu pasien yang membutuhkan transfusi akibat kecelakaan, operasi besar, kanker, maupun kelainan darah lainnya. Bahkan, satu kantong darah dapat membantu menyelamatkan hingga tiga nyawa.
Tak hanya bermanfaat bagi penerima, donor darah juga membawa dampak positif bagi pendonor. Selain membantu menjaga keseimbangan kadar zat besi dalam tubuh, kegiatan ini turut merangsang pembentukan sel darah merah baru, menjadikannya aksi kemanusiaan yang memberi manfaat dua arah.
Sebanyak 157 orang ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari karyawan PTBA Tarahan Port, anak perusahaan dan cucu perusahaan, mitra kerja, peserta PKL, hingga warga Kelurahan Serengsem. Antusiasme yang terlihat sejak pagi mencerminkan semangat kebersamaan yang tumbuh kuat di lingkungan perusahaan dan masyarakat sekitar.
Corporate Secretary Division Head PTBA, Eko Prayitno, menegaskan bahwa melalui kegiatan donor darah ini, perusahaan ingin memberikan kontribusi nyata dalam mendukung ketersediaan stok darah di wilayah Lampung sekaligus menumbuhkan budaya kepedulian dan solidaritas.
“Memasuki usia ke-45 tahun, PTBA berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan,” ujarnya.
Ia menambahkan, PTBA akan terus menghadirkan program-program yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan harmonis dengan seluruh pemangku kepentingan.
Di usia yang ke-45, PTBA tak hanya berbicara tentang energi dari sumber daya alam, tetapi juga tentang energi kemanusiaan—energi yang mengalir dalam setiap tetes darah yang didonasikan untuk sesama.
Baca Juga: BSB Mobile Perkuat Strategi Digital Bank Sumsel Babel, Transaksi Harian Kini Lebih Praktis
Berita Terkait
-
45 Tahun PTBA: Dari Jantung Tanjung Enim, Transformasi Energi dan Sinergi untuk Negeri Terus Menguat
-
EcoGrow Mom PTBA Dorong Pemberdayaan Perempuan Lewat Urban Farming di Tanjung Karangan
-
HUT ke-45, PT Bukit Asam Tebar Energi Kebaikan Lewat Bantuan Pangan dan Edukasi Gizi
-
BIDIKSIBA 2026 Dibuka! PTBA Siapkan Beasiswa Kuliah Gratis untuk Generasi Muda
-
Fokus 4 Bidang Prioritas, PTBA Sinkronkan Program TJSL 2026 Bersama Pemangku Kepentingan
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?