Tasmalinda
Rabu, 25 Februari 2026 | 17:30 WIB
Mantan Gubernur Sumatera Selatan dua periode, H. Alex Noerdin, meninggal dunia pada hari ini, Rabu (25/2/2026).
Baca 10 detik
  • Alex Noerdin, mantan Gubernur Sumsel dua periode, wafat pada Rabu, 25 Februari 2026, di usia 74 tahun di Jakarta.
  • Masa jabatannya diwarnai kontroversi hukum, termasuk vonis kasus korupsi pembangunan Masjid Sriwijaya Palembang.
  • Kebijakan fiskal terkait migas, PDPDE Sumsel, dan percepatan proyek Asian Games 2018 menjadi sorotan publik.

SuaraSumsel.id - Kepergian Alex Noerdin hari ini, Rabu, 25 Februari 2026, di usia 74 tahun menandai berakhirnya perjalanan panjang seorang tokoh yang pernah berada di puncak kekuasaan Sumatera Selatan. Mantan Gubernur dua periode itu mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 13.30 WIB di Jakarta setelah menjalani perawatan medis.

Kabar wafatnya segera menyebar luas dan menggema di Sumsel. Nama yang pernah begitu dominan dalam percaturan politik daerah itu kembali menjadi perbincangan. Namun di balik proyek-proyek strategis dan capaian pembangunan, sejumlah kontroversi turut mengiringi langkahnya.

Dari perkara hukum hingga perdebatan kebijakan fiskal, nama Alex Noerdin kerap menjadi pusat sorotan.

Berikut tujuh kontroversi yang paling sering dikaitkan dengan dirinya.

1. Kasus Korupsi Masjid Sriwijaya

Perkara pembangunan Masjid Sriwijaya di Palembang menjadi salah satu kasus paling menonjol dalam perjalanan hukum Alex Noerdin. Proyek yang digagas sebagai ikon religi Sumatera Selatan itu berujung pada proses penyidikan dan persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.

Jaksa menilai terdapat penyimpangan yang menyebabkan kerugian negara. Dalam putusan pengadilan, Alex Noerdin dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman pidana penjara. Perkara ini menjadi titik balik besar yang mengubah citra politiknya secara signifikan.

Kasus tersebut juga memicu diskusi publik mengenai tata kelola proyek hibah dan pengawasan anggaran daerah.

2.  Perkara Gas Bumi dan PDPDE Sumsel

Baca Juga: Innalillahi, Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Meninggal Dunia di Jakarta

Kontroversi lain muncul dari kerja sama pengelolaan gas bumi melalui perusahaan daerah, yakni PDPDE Sumsel. Kebijakan yang diambil saat ia menjabat gubernur dinilai bermasalah dan kemudian berujung pada proses hukum.

Sebagai daerah penghasil migas, sektor energi memiliki nilai strategis bagi Sumatera Selatan. Oleh karena itu, perkara ini mendapat perhatian luas karena menyangkut kebijakan yang berdampak pada keuangan daerah.

Kasus sektor energi tersebut menjadi salah satu perkara besar yang memperpanjang proses hukum yang harus dihadapi Alex Noerdin.

3. Status Anggota DPR RI di Tengah Proses Hukum

Setelah tak lagi menjabat gubernur, Alex Noerdin terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2019–2024 dan duduk di Komisi VII yang membidangi energi dan sumber daya mineral.

Sorotan publik menguat ketika proses hukum atas kasus sektor energi berjalan setelah ia berstatus legislator aktif. Situasi ini memicu perdebatan tentang tanggung jawab pejabat publik yang sedang menghadapi perkara hukum.

Load More