- Alex Noerdin, mantan Gubernur Sumsel dua periode, wafat di Jakarta pada 25 Februari 2026 setelah menjalani perawatan.
- Kepemimpinannya ditandai keberhasilan Sumsel menjadi tuan rumah Asian Games 2018 melalui percepatan pembangunan infrastruktur besar.
- Di akhir karier, Alex Noerdin menghadapi dan divonis bersalah dalam perkara korupsi terkait proyek strategis daerah.
SuaraSumsel.id - Kabar kepergian Alex Noerdin pada 25 Februari 2026 di Jakarta mengejutkan sekaligus mengundang gelombang perhatian publik di Sumatera Selatan. Mantan Gubernur dua periode itu mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan medis, menutup bab panjang perjalanan seorang tokoh yang pernah berada di puncak kepemimpinan daerah.
Sejak kabar duka tersebut tersiar, nama Alex Noerdin kembali ramai dicari. Publik tidak hanya ingin mengetahui informasi wafatnya, tetapi juga menelusuri kembali jejak kariernya dari birokrasi daerah hingga kursi gubernur, capaian pembangunan yang pernah ia dorong, serta proses hukum yang mengiringi akhir kiprahnya.
Perjalanan hidupnya menyimpan dinamika yang kompleks, tentang ambisi pembangunan, di puncak kekuasaan, ujian hukum, dan akhirnya perpisahan yang meninggalkan beragam penilaian di tengah masyarakat.
Alex Noerdin lahir pada 9 September 1951. Kariernya bertumbuh dari jalur birokrasi pemerintahan daerah sebelum akhirnya menapaki panggung politik elektoral.
Namanya mulai dikenal luas ketika menjabat sebagai Bupati Musi Banyuasin. Di periode inilah ia membangun reputasi sebagai kepala daerah dengan ambisi pembangunan yang besar dan visi membawa daerahnya lebih dikenal di tingkat nasional. Langkah politiknya berlanjut ke tingkat provinsi.
Pada 2008, Alex Noerdin terpilih sebagai Gubernur Sumatera Selatan. Ia kembali memenangkan pemilihan pada 2013 dan memimpin hingga 2018.
Satu dekade kepemimpinannya ditandai oleh proyek-proyek berskala besar, terutama di bidang infrastruktur dan olahraga. Momentum paling monumental terjadi ketika Palembang menjadi tuan rumah bersama Jakarta dalam ajang Asian Games 2018.
Perhelatan internasional tersebut mendorong percepatan pembangunan kawasan olahraga Jakabaring Sport City, peningkatan infrastruktur kota, hingga perbaikan fasilitas transportasi dan akses publik.
Bagi sebagian masyarakat, periode ini dikenang sebagai masa ketika Sumatera Selatan tampil percaya diri di panggung nasional dan internasional.
Baca Juga: Innalillahi, Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Meninggal Dunia di Jakarta
Selama menjabat, sejumlah program prioritas dijalankan, di antaranya, penguatan infrastruktur olahraga internasional, pengembangan kawasan strategis perkotaan, peningkatan konektivitas jalan dan transportasi, serta promosi investasi dan citra daerah.
Alex Noerdin dikenal memiliki gaya kepemimpinan yang tegas dan ambisius dalam mengejar target pembangunan. Ia kerap menempatkan Sumatera Selatan sebagai provinsi yang siap bersaing di level nasional.
Namun pembangunan berskala besar juga menghadirkan risiko tata kelola yang kompleks.
Di penghujung karier politiknya, Alex Noerdin menghadapi proses hukum terkait sejumlah proyek strategis daerah.
Ia divonis bersalah dalam perkara korupsi, termasuk yang berkaitan dengan pembangunan Masjid Sriwijaya dan kerja sama pengelolaan gas bumi melalui perusahaan daerah. Dalam putusan pengadilan, ia dijatuhi hukuman pidana penjara dan berstatus sebagai terpidana.
Babak ini menjadi bagian yang tak terpisahkan dari perjalanan hidupnya. Publik melihat sosok yang pernah berada di puncak kekuasaan daerah harus menjalani proses hukum yang panjang.
Berita Terkait
-
Jenazah Alex Noerdin Segera Dibawa ke Palembang, Kebun Bunga Jadi Lokasi Pemakaman
-
Innalillahi, Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Meninggal Dunia di Jakarta
-
Kondisi Kesehatan Menurun, Terdakwa Korupsi Alex Noerdin Jalani Perawatan Intensif
-
Klaim Tidak Ada Kerugian Negara dari Tim Hukum Alex Tuai Sorotan di Sidang Korupsi Pasar Cinde
-
Usia 75 Tahun dan Belum Bebas, Alex Noerdin Terancam Tambahan 20 Tahun Penjara
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Detik-detik Polisi di OKU Ditusuk saat Gerebek Bandar Narkoba, Operasi Berubah Mencekam
-
Sumsel Siapkan Lompatan Ekonomi Baru lewat Task Force Investasi
-
Bukan Sekadar Kurban, Kilang Pertamina Plaju Hadirkan Kepedulian dan Kebersamaan untuk Warga
-
Batas Waktu Takbiran Idul Adha 2026, Sampai Kapan Takbir Masih Disunnahkan?
-
Doa Malam Idul Adha yang Dianjurkan Dibaca, Amalan Mustajab agar Hajat dan Rezeki Dimudahkan