- Kebutuhan makeup berubah setelah usia 40 tahun karena kulit kering dan garis halus mulai terlihat.
- Tujuh bedak padat lokal direkomendasikan karena formulanya halus, ringan, dan minim risiko retak.
- Bedak crack di usia matang disebabkan kulit kering dan penggunaan produk terlalu tebal atau matte.
SuaraSumsel.id - Memasuki usia 40 tahun ke atas, kebutuhan makeup ikut berubah. Kulit cenderung lebih kering, garis halus mulai terlihat, dan bedak yang dulu terasa aman bisa tiba-tiba tampak “pecah” atau crack di area senyum dan bawah mata.
Kuncinya bukan berhenti pakai bedak padat, melainkan memilih formula yang lebih halus, ringan, dan tidak terlalu matte kaku. Beberapa brand lokal kini sudah menghadirkan bedak padat yang lebih ramah untuk kulit matang.
Berikut 7 bedak padat lokal yang dikenal nyaman untuk usia 40+ dan minim risiko crack.
1. Make Over Powerstay Demi-Matte Powder Foundation
Teksturnya halus dan tidak terlalu kering. Cocok untuk kamu yang ingin hasil rapi tapi tetap lentur di kulit.
Kenapa cocok 40+: matte-nya fleksibel dan tidak menonjolkan garis halus.
2. Wardah Colorfit Perfect Glow Cushion Powder
Memberi efek glow lembut yang membuat wajah tampak segar.
Kenapa cocok 40+: hasilnya tidak flat dan membantu wajah terlihat lebih hidup.
Baca Juga: Inflasi Pangan Tembus 3,55 Persen, BI Jadikan Sumsel Kunci Stabilitas Harga 2026
3. Somethinc Hooman Breathable Pressed Powder
Dikenal ringan dan breathable.
Kenapa cocok 40+: tidak terasa berat dan tidak mudah menumpuk di garis halus.
4. Luxcrime Blur & Cover Two Way Cake
Memiliki efek blur ringan yang membantu menyamarkan tekstur kulit.
Kenapa cocok 40+: memberi tampilan halus tanpa terlihat tebal.
Berita Terkait
-
Bekas Jerawat Susah Hilang? 5 Bedak Padat Ini Bisa Menutupinya dengan Rapi
-
5 Solusi Lipstik Matte untuk Mengatasi Garis Bibir Jelas agar Tampilan Lebih Halus
-
7 Cushion Lokal di Bawah Rp100 Ribu dengan Kualitas di Atas Harga
-
7 Bedak Tabur HD untuk Tampilan Wajah Mulus di Depan Kamera
-
5 Bedak Padat Two Way Cake untuk Tampilan Cepat dan Praktis Seharian
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?