- PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) meraih Gold Rank pada Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025 di Bali, 28 November.
- Penghargaan ini keempat kalinya berturut-turut diraih atas konsistensi laporan ESG sesuai standar GRI 2021 dan OJK.
- SMBR menunjukkan peningkatan kinerja lingkungan melalui reklamasi lahan dan tata kelola melalui skor ACGS 92,84 poin.
SuaraSumsel.id - PT Semen Baturaja Tbk (SMBR), anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), kembali mencatat prestasi membanggakan di kancah Asia setelah sukses meraih Gold Rank pada Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025 yang digelar oleh National Center for Corporate Reporting (NCCR) bersama Institute of Certified Sustainability Practitioners (ICSP).
Penghargaan ini bukan hanya sekadar pengakuan, tetapi juga menegaskan konsistensi SMBR dalam menyajikan laporan keberlanjutan yang kredibel, terukur, dan selaras dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Lebih dari itu, raihan tahun ini menandai empat tahun berturut-turut SMBR berhasil mempertahankan predikat Gold, sebuah pencapaian yang sulit diraih tanpa komitmen keberlanjutan yang kuat dan berkesinambungan.
Penghargaan Gold Rank diterima langsung oleh Direktur Keuangan & SDM SMBR, Rahmat Hidayat, dalam malam penganugerahan ASRRAT 2025 yang berlangsung pada Jumat (28/11/2025) di The Westin Resort Nusa Dua, Bali. Tahun ini, ajang ASRRAT diikuti oleh 82 peserta dari berbagai negara, sehingga pencapaian SMBR menjadi semakin berarti di tengah ketatnya persaingan kualitas pelaporan keberlanjutan.
Rahmat menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan pengakuan yang kembali diberikan kepada SMBR, seraya menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan buah dari upaya kolektif perusahaan. “Penghargaan ini menjadi bukti bahwa SMBR terus menjaga kualitas laporan keberlanjutan melalui data yang kredibel serta program yang benar-benar dijalankan di lapangan. Konsistensi ini bukan hanya soal pelaporan, tetapi tentang upaya nyata kami dalam menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.
Kredibilitas laporan keberlanjutan SMBR dinilai unggul berdasarkan Standar Global Reporting Initiative (GRI) 2021 serta ketentuan relevan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dengan penekanan pada kelengkapan, keseimbangan, dan akurasi informasi. Laporan Keberlanjutan SMBR Tahun 2024 dinyatakan berhasil menunjukkan peningkatan kinerja ESG yang konsisten dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada aspek lingkungan, SMBR telah melakukan reklamasi lahan pascatambang hingga 46,88 hektar, sekaligus mengembangkan program budidaya madu Trigona dengan produksi mencapai 81.840 ml sejak 2021. Peningkatan kinerja lingkungan juga tercermin dari peningkatan penggunaan Energi Baru Terbarukan melalui penggunaan bahan bakar alternatif, dengan Thermal Substitution Rate (TSR) naik menjadi 3,18% pada 2024.
Komitmen penurunan emisi karbon turut menguat seiring penurunan intensitas karbon dari 577 kg CO/ton semen menjadi 562 kg CO/ton semen. Hasil tersebut berjalan selaras dengan turunnya clinker factor menjadi 67,17%, yang menandakan peningkatan efisiensi formulasi material di proses produksi.
Dari sisi tata kelola, SMBR menunjukkan lonjakan kinerja signifikan melalui peningkatan skor ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) menjadi 92,84 poin dengan predikat Very Good (Level 4), naik cukup besar dari 88,51 poin pada tahun sebelumnya. Capaian ini mempertegas bahwa keberlanjutan di SMBR tidak hanya berbicara soal lingkungan, melainkan juga transparansi dan tata kelola perusahaan yang sehat.
Rahmat menegaskan bahwa prinsip keberlanjutan akan tetap menjadi fondasi strategis SMBR dalam jangka panjang.
Baca Juga: Bank Sumsel Babel Meraih Platium Rating Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025
Menurutnya, keberhasilan meraih Gold Rank untuk keempat kalinya akan menjadi pemacu motivasi perusahaan untuk terus berinovasi, memperkuat tata kelola, dan memastikan setiap program keberlanjutan memberikan dampak yang nyata dan semakin luas bagi seluruh pemangku kepentingan.
Dengan pencapaian ini, SMBR semakin mengukuhkan posisinya sebagai perusahaan yang menjaga keberlanjutan sebagai inti proses bisnis, bukan sekadar narasi dalam laporan.
Berita Terkait
-
Semen Baturaja Sabet 3 Penghargaan GRC 2025, Bukti Tata Kelola dan Kepemimpinan Unggul
-
Rayakan HUT ke-51, Semen Baturaja Salurkan Bantuan Rp715,1 Juta untuk Warga
-
Semen Baturaja Panen Penghargaan Berkat Strategi Transformasi SDM yang Visioner
-
Gelar RUPSLB, Semen Baturaja Buka Usaha Baru! Ini Strategi Rahasianya agar Bisnis Kian Kuat
-
PT Semen Baturaja Tegaskan Integritas dan Keterbukaan Usai Penggeledahan Kejati Sumsel
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji
-
Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh
-
Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?
-
Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan
-
Membaca Jongot: Hutan Warisan Suku Musi yang Menawarkan Harapan di Tengah Krisis Iklim