- Harga emas perhiasan di Palembang naik menjadi Rp 16.600.000 per suku (6,7 gram) dari minggu sebelumnya.
- Kenaikan harga lokal ini dipicu dinamika permintaan, penawaran, dan kondisi pasar emas global terkini.
- Sebanyak 60 persen warga memilih menjual emas memanfaatkan kenaikan harga, sementara 40 persen masih membeli.
SuaraSumsel.id - Harga emas perhiasan di Kota Palembang, Sumatera Selatan menunjukkan tren kenaikan setelah sempat menurun pekan lalu, dengan harga kini mencapai sekitar Rp 16.600.000 per suku (±6,7 gram). Angka ini naik sekitar Rp 1.000.000 per suku dibandingkan minggu sebelumnya.
Menurut pemilik salah satu toko emas di Palembang, Ko Awei, emas yang dijual merupakan perhiasan dengan kadar kemurnian tinggi (92 persen). Kenaikan harga di pasar lokal ini mengikuti dinamika permintaan dan penawaran yang cukup fluktuatif dalam beberapa pekan terakhir.
“Di tengah tren seperti ini, sekitar 60 persen warga memilih menjual emas, sementara sisanya sekitar 40 persen masih melakukan pembelian,” kata Ko Awei ketika ditemui di tokonya. Paradigma warga ini mencerminkan bahwa sebagian masyarakat memanfaatkan momen kenaikan harga untuk merealisasikan keuntungan investasi mereka (profit taking).
Pergerakan harga emas perhiasan di Palembang selama beberapa hari terakhir memang cukup dinamis. Dalam sepekan terakhir, harga sempat turun, kemudian berangsur naik, dan kini kembali berada di kisaran Rp 16 jutaan per suku. Perbedaan harga antar toko juga masih terjadi, tergantung pada kadar emas dan biaya produksi perhiasan yang ditawarkan masing-masing penjual.
Selain itu, dinamika harga emas lokal juga dipengaruhi oleh kondisi pasar emas global yang pernah mengalami koreksi tajam dalam beberapa waktu terakhir. Gejolak pasar internasional dan fluktuasi nilai tukar mata uang turut memberi dampak pada pergerakan harga di pasar lokal, meskipun harga emas di Palembang tetap menunjukkan tren menguat minggu ini.
Para pedagang di Pasar 16 Ilir Palembang mengatakan bahwa harga emas sering kali berbeda antar ukuran barang, misalnya kalung, gelang, atau cincin, tergantung pada model, kadar kemurnian, dan permintaan pasar saat itu. Hal ini membuat pembeli dan penjual terus memantau perubahan harga emas setiap hari.
Kenaikan harga emas ini berdampak ganda bagi warga. Di satu sisi, bagi investor kecil atau pemilik emas lama, periode ini memberi kesempatan untuk menjual dengan keuntungan yang lebih tinggi. Namun di sisi lain, kenaikan harga perhiasan emas bisa membuat masyarakat yang ingin membeli untuk keperluan pernikahan atau hadiah perlu menyiapkan dana lebih besar.
Dengan kondisi pasar yang berfluktuasi, warga Palembang disarankan untuk terus mengikuti perkembangan harga emas secara harian, khususnya bagi mereka yang berencana melakukan transaksi jual beli dalam waktu dekat — baik sebagai investasi maupun kebutuhan pribadi.
Baca Juga: Sumsel Sepekan: Puluhan Ribu Jamaah Putihkan Palembang dalam Puncak Ziarah Kubro 2026
Berita Terkait
-
Inflasi Sumsel Masih Aman, Tapi Warga Mulai Merasakan Perubahan Harga
-
Harga Emas Perhiasan di Palembang Mendadak Anjlok, Selisih Rp2 Juta Lebih per Suku
-
Setelah Nyaris Rp18 Juta per Suku, Harga Emas Anjlok Rp800 Ribu: Gelembung Sesaat?
-
Harga Emas Tembus Rp18 Juta per Suku, Pegadaian Palembang Panen Gadai Emas di Awal Tahun
-
Harga Emas Tembus Rp17,9 Juta per Suku, Gadai Emas Warga Sumsel Melonjak
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Bertahan 30 Tahun, Ayam Panggang Bu Setu Tetap Jadi Favorit Pemudik Lebaran
-
Bank Sumsel Babel Ingatkan Bahaya Modus Penipuan Pasca Lebaran, Ini yang Harus Diwaspadai
-
Dari UMKM Daerah ke Pasar Jakarta, Produk Binaan PTBA Buktikan Daya Saingnya
-
Saat Hemat BBM Diserukan, Anggaran Rumah Dinas Mewah DPRD Sumsel Kembali Disorot
-
7 Fakta Midang Morge Siwe, Tradisi Lebaran di Kayuagung yang Ramai Diserbu Wisatawan