- Inflasi Sumatera Selatan Januari 2026 tercatat 0,05% bulanan; inflasi tahunan 3,33% masih dalam target nasional.
- Kenaikan harga emas perhiasan mendorong inflasi inti tinggi; beberapa harga pangan naik terbatas karena faktor cuaca.
- TPID Sumatera Selatan intensifkan pengendalian inflasi melalui operasi pasar, distribusi SPHP, dan pemantauan harga rutin.
SuaraSumsel.id - Angka inflasi terlihat menenangkan, tetapi cerita di lapangan tidak selalu sesederhana statistik. Inflasi Sumatera Selatan pada Januari 2026 tercatat 0,05 persen secara bulanan, turun signifikan dibandingkan bulan sebelumnya.
Secara tahunan, inflasi berada di level 3,33 persen dan masih dalam rentang target nasional. Meski demikian, bagi sebagian warga, perubahan harga mulai terasa dalam aktivitas belanja harian.
Di pasar tradisional hingga etalase toko perhiasan, dinamika harga menunjukkan sinyal yang patut dicermati. Bukan lonjakan tajam, melainkan kenaikan bertahap yang perlahan memengaruhi pengeluaran rumah tangga.
Banyak warga mulai menyesuaikan pilihan belanja, menunda pembelian tertentu, atau mencari alternatif yang lebih terjangkau.
Komoditas dengan andil inflasi terbesar datang dari emas perhiasan. Kenaikan harga emas berlanjut seiring meningkatnya minat masyarakat menjadikannya sebagai instrumen lindung nilai di tengah ketidakpastian global.
Bagi sebagian warga, emas kini terasa lebih mahal dari biasanya, sehingga rencana belanja maupun investasi ikut disesuaikan. Kondisi ini turut menjaga inflasi inti tetap berada di level tinggi meski tekanan dari komoditas lain relatif terkendali.
Di sektor pangan, harga sejumlah komoditas seperti tomat, bawang putih, dan kacang panjang mengalami kenaikan terbatas. Faktor cuaca menjadi penyebab utama karena pasokan dari daerah sentra terganggu.
Sementara itu, harga daging ayam ras terdorong naik akibat peningkatan konsumsi pada momen hari besar sebelumnya. Kenaikan ini mungkin belum terasa mencolok, namun cukup membuat pengeluaran harian terasa lebih ketat dibanding bulan lalu.
Perubahan harga yang mulai dirasakan warga datang menjelang periode konsumsi besar, yakni Ramadan dan Idul Fitri.
Baca Juga: Gedung FPI Sumsel Diresmikan, Sinyal Peran Baru FPI di Ruang Publik Palembang
Komoditas seperti telur, ayam, cabai, dan bawang diperkirakan kembali menjadi sorotan. Tekanan inflasi berpotensi meningkat apabila pasokan tidak dijaga dengan baik. Di sisi lain, puncak panen padi pada Februari hingga Maret 2026 diproyeksikan memperkuat pasokan pangan dan membantu menahan laju kenaikan harga.
Untuk menjaga stabilitas, Tim Pengendalian Inflasi Daerah Sumatera Selatan terus mengandalkan strategi pengendalian yang menitikberatkan pada keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif.
Operasi pasar murah, distribusi beras SPHP, serta pemantauan harga di pasar rutin dilakukan bersama Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan dan pemerintah daerah. Langkah-langkah ini diharapkan menjadi bantalan agar perubahan harga tidak berkembang menjadi lonjakan yang membebani daya beli.
Secara makro, inflasi Sumatera Selatan masih berada di jalur aman. Namun, cerita warga di pasar mengingatkan satu hal penting. Angka inflasi yang terkendali tidak selalu berarti harga benar-benar diam. Perubahan memang belum drastis, tetapi kewaspadaan tetap diperlukan agar stabilitas harga tidak hanya tercatat di statistik, melainkan benar-benar dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.
Berita Terkait
-
BI Ungkap Ekonomi Sumsel Tangguh di Tengah Gejolak Global
-
Harga Emas Perhiasan di Palembang Mendadak Anjlok, Selisih Rp2 Juta Lebih per Suku
-
Inflasi Sumsel Disebut Cuma 0,05 Persen, Tapi Kenapa Harga Kebutuhan Terasa Naik?
-
Setelah Nyaris Rp18 Juta per Suku, Harga Emas Anjlok Rp800 Ribu: Gelembung Sesaat?
-
Harga Emas Tembus Rp18 Juta per Suku, Pegadaian Palembang Panen Gadai Emas di Awal Tahun
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Pestapora 2026 Makin Meriah Bareng BRImo, Ada Cashback hingga Aktivitas Berhadiah
-
PHR dan Kejaksaan Agung Kawal Kerja Sama Produksi Sumur Minyak BUMD, Koperasi, dan UMKM
-
Dari Energi untuk Negeri, Kilang Plaju Hadirkan Harapan Dengan Donor Darah
-
Sumsel Raih 3 Penghargaan TPID dan TP2DD Awards 2026
-
Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?