- Ratusan massa aksi mengepung kantor Pertamina Patra Niaga Sumbagsel di Palembang, Rabu (21/1/2026), menuntut penyelesaian masalah distribusi solar.
- Tuntutan utama fokus pada dugaan penyimpangan distribusi BBM solar dan penyelewengan yang merugikan masyarakat luas.
- Massa mendesak penegak hukum menindaklanjuti dugaan penyelewengan sekaligus meminta pencabutan pembatasan waktu pelayanan solar.
SuaraSumsel.id - Ratusan massa yang terdiri dari aliansi organisasi masyarakat hingga aktivis pemantau distribusi BBM turun ke jalan, mengepung kantor Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel di Kota Palembang, Rabu (21/1/2026). Mereka menuntut penuntasan dugaan kelangkaan dan penyimpangan distribusi BBM solar yang dinilai merugikan masyarakat. Berikut fakta-fakta penting dari aksi protes tersebut:
1. Ratusan Ormas & Aktivis Berkumpul
Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Ormas-Aktivis Pemantau Keseimbangan BBM Sumbagsel dan Pekat IB Sumsel menggelar aksi di depan kantor Pertamina Patra Niaga. Mereka datang membawa papan tuntutan dan melakukan orasi di lokasi.
2. Aksi Protes Terkait Kelangkaan BBM Solar
Aksi ini dilatarbelakangi oleh keluhan masyarakat dan pengemudi yang mengalami kesulitan mendapatkan solar, padahal Sumatera Selatan dikenal sebagai salah satu daerah penghasil energi nasional.
3. Dugaan Penyimpangan Distribusi
Koordinator aksi menilai ada dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dan distribusi BBM solar, termasuk indikasi penyelewengan serta penimbunan ilegal yang membuat pasokan tidak merata di lapangan.
4. Massa Bakar Ban di Depan Gedung
Aksi protes sempat memanas, bahkan massa membakar ban bekas di depan kantor Pertamina sebagai simbol kekecewaan dan tekanan terhadap kebijakan yang dianggap tidak berpihak kepada rakyat.
Baca Juga: Pertamina Adera Field Temukan Sumur Minyak Baru, Peran Sumsel Kembali Jadi Sorotan
5. Tuntutan ke Penegak Hukum
Selain menuntut manajemen Pertamina bertindak tegas, massa juga meminta Kejaksaan dan Polda Sumsel untuk menindaklanjuti dugaan kasus penyelewengan serta sejumlah kebijakan yang dinilai merugikan masyarakat.
6. Desakan Pembatasan Waktu Pelayanan Solar Dihapus
Aliansi juga mendesak Gubernur Sumsel mencabut kebijakan pembatasan waktu pelayanan BBM solar di malam hari, yang dinilai justru memindahkan titik kemacetan, bukan mengatasi akar masalah.
7. Respons Pertamina
Pihak Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel menyatakan menghargai aspirasi yang disampaikan oleh massa aksi. Mereka berkomitmen melakukan koordinasi dan menindaklanjuti tuntutan sesuai aturan yang berlaku.
Berita Terkait
-
Pertamina Adera Field Temukan Sumur Minyak Baru, Peran Sumsel Kembali Jadi Sorotan
-
PI 10 Persen Jambi Merang Resmi Masuk, APBD Sumsel Kembali Bertumpu pada Migas?
-
Ketika Perempuan Mengolah Manis Alam Menjadi Kehidupan
-
Menyalakan Bangsa dari Perut Bumi Bukit Barisan
-
Kilang Pertamina Plaju Ajak Mahasiswa ITERA Mengenal Energi Hijau Menuju Net Zero 2060
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Baru Diangkat Jadi PPPK, Empat ASN Palembang Dipecat usai Absen Kerja Lebih dari 100 Hari
-
5 Anggota DPRD Palembang Diperiksa Kejari, Ada Apa di Balik Kasus Korupsi Lampu Jalan?
-
Pertamina EP Prabumulih Tambah Potensi Produksi Minyak 2.068 BOPD dari Sumur Baru
-
Kilang Plaju Mulai Salurkan Biosolar B50, Pasokan Energi Sumatera Bagian Selatan Masuk Babak Baru
-
5 Fakta Viral Bocah Palembang Mengaku Dipukul Oknum Polisi saat Main Layang