- Inspektorat Ogan Ilir menelaah dugaan penganiayaan Kepala Dinas Kominfo terhadap bawahan, setelah korban melapor ke polisi.
- Korban melaporkan kejadian pada 17 Desember 2025; diduga terjadi kekerasan fisik dan ditemukan memar perut setelah pemeriksaan medis.
- Pejabat terlapor membantah kekerasan, mengklaim insiden tersebut adalah "kekhilafan" akibat suasana panas saat itu.
SuaraSumsel.id - Kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan pejabat publik kembali menjadi sorotan di Sumatera Selatan. Inspektorat Kabupaten Ogan Ilir kini mulai menelaah laporan tersebut setelah polisi menerima aduan dari korban.
Berikut ini ringkasan fakta penting yang perlu Anda tahu:
1. Inspektorat Ogan Ilir Mulai Telaah Kasus Dugaan Penganiayaan
Inspektorat Kabupaten Ogan Ilir kini ikut menangani kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Ogan Ilir terhadap bawahannya. Kepala Inspektorat, Rusli Husin, mengatakan pihaknya tengah mengumpulkan informasi dan koordinasi lintas instansi terkait kasus ini. Sumsel Update
2. Belum Ada Panggilan Resmi untuk Terlapor
Meski sudah dimulai penelaahan internal, Inspektorat belum memanggil terlapor yang menjabat sebagai Kepala Dinas Kominfo Ogan Ilir. Rencananya, pemanggilan akan dilakukan setelah proses koordinasi awal selesai. Sumsel Update
3. Kronologi Kejadian Menurut Korban
Korban, seorang pegawai perempuan berinisial RK (40), melaporkan peristiwa itu ke polisi pada 17 Desember 2025 setelah kejadian berlangsung sehari sebelumnya, yakni 16 Desember 2025 sekitar pukul 10.30 WIB. Sumsel Update
Menurut RK, oknum pejabat mendatangi ruang kerjanya dengan nada marah, memaki dan membanting berkas, hingga diduga melakukan kekerasan fisik kepada korban. Sumsel Update
4. Dugaan Penganiayaan hingga Pemeriksaan Medis
Dalam laporan kepada polisi, RK menyebut terlapor sempat menendang bagian perutnya yang membuatnya sesak napas. RK juga mengatakan sempat terjadi pelemparan gelas air mineral, meski tidak mengenai dirinya. Ia kemudian menjalani pemeriksaan medis di RS Hermina Jakabaring, di mana ditemukan luka memar di perut yang diduga akibat insiden tersebut. Sumsel Update
5. Terlapor Bantah Tuduhan Kekerasan
Terlapor membantah tuduhan penganiayaan. Ia mengklaim bahwa yang mengenai korban bukanlah kakinya, melainkan kaki staf lain yang berusaha melerai keributan saat itu. Ia menyebut kejadian itu sebagai “kekhilafan” akibat suasana yang panas dan menyatakan telah melakukan pendekatan persuasif terhadap korban selama bertugas. Sumsel Update
Publik kini menanti langkah selanjutnya dari kedua pihak, termasuk kemungkinan pemanggilan terlapor dan proses hukum yang berjalan lebih jauh.
Baca Juga: Lengkap! Ini Peta Jalan Tol Trans-Sumatera di Sumsel 2025 & Daftar Gerbang Tolnya
Tag
Berita Terkait
-
Lengkap! Ini Peta Jalan Tol Trans-Sumatera di Sumsel 2025 & Daftar Gerbang Tolnya
-
Kadiskominfo Ogan Ilir Dipolisikan, Diduga Tendang Bawahan Perempuan
-
Ricuh di Kantor Kominfo Ogan Ilir, Oknum Kadis Diduga Tendang Bawahan Perempuan
-
Sudah 4 Daerah Terjerat Korupsi Dana PMI di Sumsel: Kok Bisa Dana Kemanusiaan Disalahgunakan?
-
Kisah Pilu Pria Ogan Ilir: Sering Diusir Keluarga, Kini Menolak Pulang Meski Dijemput Anak
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Menyamar Jadi Polisi, Pria Ini Curi Susu di 6 Minimarket Palembang, Gunakan KTA Polri Palsu