- Dana operasional PMI Palembang diduga digunakan Fitrianti Agustinda dan suami untuk perjalanan ke Bali bersama keluarga dan ART.
- Perjalanan tersebut, diklaim kunjungan kerja, menggunakan anggaran Rp250 juta meski tidak tercantum dalam rencana kerja kepegawaian.
- Dana PMI juga diduga dipakai untuk kepentingan pribadi terdakwa, seperti biaya sekolah dan tagihan rumah tangga lainnya.
SuaraSumsel.id - Fakta mengejutkan kembali terungkap dalam sidang kasus dugaan penyalahgunaan dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang yang menjerat mantan Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda bersama suaminya, Dedi Sipriyanto. Saksi dalam persidangan menyebutkan, anggaran PMI yang seharusnya untuk kegiatan operasional malah digunakan untuk perjalanan ke Bali yang dinilai tidak sesuai dengan tujuan semula.
Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang menghadirkan Anisa Renda, Kepala Seksi Kepegawaian dan Diklat PMI, yang membeberkan bahwa dalam perjalanan itu, selain pejabat, Fitrianti dan suami juga membawa keluarga beserta asisten rumah tangga (ART). Perjalanan tersebut diklaim sebagai kunjungan kerja ke unit transfusi darah PMI di Bali, namun saksi menyatakan bahwa kegiatan itu tidak tercantum dalam rencana kerja peningkatan kapasitas kepegawaian dan tetap menggunakan anggaran PMI senilai Rp250 juta.
“Itu tidak pernah direncanakan dalam agenda kepegawaian. Uang PMI yang dicairkan digunakan untuk berangkat,” ujar saksi di hadapan majelis hakim.
Melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com, menurut keterangan saksi, terdapat sisa sekitar Rp30 juta yang kemudian dialihkan untuk kegiatan lain.
Selain itu, saksi mengungkap kejanggalan dalam pertanggungjawaban perjalanan yang dilaporkan. Dari durasi sembilan hari perjalanan darat dan laut menuju Bali, hanya lima hari yang masuk dalam laporan, dan dari keseluruhan itu, hanya satu hari dihabiskan di Bali. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang kesesuaian penggunaan dana anggaran PMI untuk perjalanan tersebut.
Saksi lain dalam persidangan juga baru-baru ini membeberkan bahwa dana PMI yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan kemanusiaan juga diduga dipakai untuk kepentingan pribadi terdakwa, termasuk biaya sekolah dan tagihan rumah tangga.
Fitrianti Agustinda dan Dedi Sipriyanto sendiri telah menyandang status terdakwa dalam kasus korupsi dana PMI Palembang, dengan dakwaan telah memperkaya diri sendiri dan orang lain serta merugikan anggaran PMI yang berpotensi mencapai miliaran rupiah. Kasus ini masih terus bergulir di Pengadilan Tipikor Palembang dengan agenda pemeriksaan saksi dan bukti lainnya. ANTARA News Sumatera Selatan
Apakah perjalanan yang disebut sebagai “kunjungan kerja” ini benar-benar untuk kepentingan PMI atau justru sekadar “plesiran” dengan menggunakan dana publik?
Fakta di persidangan masih memunculkan pertanyaan besar di benak publik.
Baca Juga: Berkabut dan Sunyi, Danau Shuji 'Ubud'-nya Sumsel Ini Bikin Hati Langsung Adem
Tag
Berita Terkait
-
Sudah 4 Daerah Terjerat Korupsi Dana PMI di Sumsel: Kok Bisa Dana Kemanusiaan Disalahgunakan?
-
Drama di Sidang PMI Palembang: Eksepsi Eks Wawako Ditolak, 99 Saksi Siap Bongkar Aliran Dana
-
Fitrianti Agustinda Gunakan Dana PMI Rp4 Miliar untuk Skincare, hingga Biaya Sekolah Anak
-
Fitrianti Agustinda: Jejak Karier, Ambisi, dan Kontroversi Mantan Wakil Wali Kota Palembang
-
6 Fakta Fitrianti Agustinda Hadapi Sidang Korupsi Sambil Gugat Cerai, Publik Heboh
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026
-
Bahlil di Musda Golkar Sumsel: Migas dan Batu Bara Jangan Terus Ditentukan dari Jakarta
-
Dulu Hidup di Sepanjang Sungai Musi, Kini Tembang Batanghari Sembilan Terancam Hilang
-
Tiga Ledakan Terdengar Beruntun, Ruko Penjual Pakan dan Pertamini Terbakar di Palembang