- Kasus dugaan pelecehan mahasiswi UMP saat KKN di Desa Seri Kembang telah tiga bulan tanpa tersangka.
- Polisi telah memeriksa empat belas saksi sejak laporan diterima pada awal September 2025.
- Penasihat hukum korban menuntut penetapan tersangka segera mengingat bukti visum dan saksi dinilai telah lengkap.
SuaraSumsel.id - Hampir tiga bulan sejak laporan diterima, kasus dugaan pelecehan yang menimpa seorang mahasiswi Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) saat KKN di Desa Seri Kembang, Kecamatan Muara Kuang, masih berada di tahap penyelidikan tanpa tersangka. Kondisi ini memicu pertanyaan publik dan dorongan kuat dari pihak korban agar aparat penegak hukum segera menetapkan tersangka.
Kasus ini pertama kali dilaporkan awal September 2025, menyusul kejadian yang dialami korban saat menjalani KKN pada akhir Agustus lalu. Meski polisi telah memeriksa 14 saksi, termasuk saksi terlapor dan melakukan jemput bola kepada saksi korban, proses penyelidikan nyatanya masih berjalan tanpa penetapan tersangka.
“Laporan kita sudah tiga bulan, tapi sampai sekarang belum ada penetapan tersangka,” tegas Conie Pania Putri, penasihat hukum korban, saat mendatangi Polres Ogan Ilir. Conie menilai bukti seperti visum dan keterangan saksi sudah lengkap, sehingga seharusnya penetapan tersangka dan penahanan bisa segera dilakukan demi menjawab atensi masyarakat luas.
Polisi melalui Kanit Reskrim Ipda Fitra menyatakan bahwa setelah pemeriksaan saksi, proses akan segera memasuki gelar perkara. Namun, sejauh ini perkembangan tersebut belum berbuah penetapan tersangka, yang menurut publik dan penasihat hukum korban, sangat dinantikan.
Mengapa ini penting?
Kasus dugaan pelecehan seksual kerap menjadi sorotan publik karena menyangkut perlindungan terhadap korban, proses hukum yang dinilai lambat, dan sekaligus menguji komitmen aparat penegak hukum dalam menegakkan keadilan. Sengkarut penetapan tersangka dalam kasus ini memicu diskusi luas soal respon lembaga hukum terhadap kasus kekerasan seksual, terutama terhadap perempuan muda yang menjadi korban.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Mahasiswa UNSRI Lecehkan Pacar Teman Sendiri dengan Alasan Antar Galon ke Kos
-
Geger di Unsri! Mahasiswi FISIP Diduga Jadi Korban Pelecehan, BEM Gedor Dekanat Tuntut Keadilan
-
Biadab! Bocah 4 Tahun Tewas Dalam Karung, Pelakunya Ternyata Tetangga Sendiri
-
BEM Unsri Dilanda Krisis Kepercayaan Karena Kasus Dugaan Pelecehan Seksual
-
Minta Dilindungi Setelah Dilecehkan, Anak Panti Asuhan Malah Dicabuli Polisi
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Bagikan THR Lebaran Lebih Mudah, BRI Catat 45,9 Juta Pengguna BRImo Aktif Gunakan Layanan Digital
-
Hindari Macet! Ini Panduan Transportasi & Parkir ke Masjid Agung Palembang Saat Salat Id
-
Bersama BRI Sambut Lebaran 2026: BRImo Hadirkan Lebih Dari 100 Fitur untuk Transaksi Praktis
-
7 Sunnah Salat Idulfitri: Amalan Sebelum dan Sesudah yang Dianjurkan Lengkap dengan Penjelasannya
-
Baru Habis Makan Ketupat Langsung Ngantuk? Jangan Rebahan, Ini Cara Cepat Hilangkan Food Coma