-
Seorang mahasiswi FISIP Universitas Sriwijaya dilaporkan menjadi korban dugaan pelecehan seksual oleh dosen.
-
BEM KM FISIP Unsri bergerak cepat mengawal kasus dengan mendampingi korban dan menuntut tindak lanjut serius dari pihak dekanat.
-
Kasus tersebut kini ditangani oleh Dekanat dan Satgas PPKS Unsri, sementara BEM berjanji akan mengawal prosesnya hingga korban mendapat keadilan.
SuaraSumsel.id - Dunia pendidikan tinggi di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) kembali tercoreng oleh kasus dugaan kekerasan seksual. Kali ini, seorang mahasiswi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sriwijaya (FISIP Unsri) dilaporkan telah menjadi korban pelecehan yang diduga dilakukan oleh seorang dosen.
Kasus ini sontak menjadi sorotan setelah Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) FISIP Unsri merilis press release resmi, menyatakan sikap tegas mereka untuk mengawal kasus ini hingga tuntas dan memastikan korban mendapatkan keadilan.
Drama ini dimulai pada Selasa, 23 September 2025, ketika laporan resmi mengenai dugaan kasus pelecehan seksual diterima oleh LENTERA (Layanan Terpadu Responsif Anti-Kekerasan Seksual). Laporan tersebut menyebutkan adanya seorang terduga pelaku yang merupakan dosen.
Dinas Pemberdayaan Perempuan BEM KM FISIP Unsri mengambil langkah.
Gedor' Dekanat, Tuntut Tindak Lanjut
Sehari setelah laporan diterima, pada Rabu, 24 September 2025, digelar audiensi dengan pihak Dekanat untuk menyampaikan temuan awal sekaligus mendesak agar ada tindak lanjut yang serius dan cepat.
BEM menegaskan harapannya agar seluruh proses penanganan kasus menjunjung tinggi keberpihakan kepada korban.
Puncak dari proses awal ini terjadi pada Kamis, 25 September 2025. Korban secara langsung menyampaikan tuntutan dan permintaannya kepada pimpinan fakultas, sebuah langkah yang menunjukkan keberanian luar biasa.
BEM Janji Kawal Hingga Tuntas
Baca Juga: Heboh Video Perploncoan Cium Kening Gegerkan Unsri, Citra Pendidikan Sumsel Kembali Tercoreng
Saat ini, kasus tersebut secara resmi telah berada dalam penanganan pihak Dekanat dan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) Unsri.
Proses penyelidikan kini tengah berjalan untuk memverifikasi bukti dan kesaksian dari korban maupun terduga pelaku.
"BEM KM FISIP UNSRI akan terus mengawal keberlanjutan proses ini untuk memastikan tuntutan korban dapat terpenuhi, serta memastikan kampus dapat menjadi ruang yang aman, adil, dan bermartabat bagi seluruh mahasiswa maupun civitas akademika," tulis mereka dalam pernyataan resminya.
Kasus ini kembali menjadi pengingat keras bahwa "predator" bisa bersembunyi di mana saja, bahkan di lingkungan akademik yang seharusnya menjadi ruang paling aman.
Publik kini menanti dengan tegang hasil dari penyelidikan dan menuntut sanksi tegas bagi pelaku jika terbukti bersalah.
Suara.com masih mengkonfirmasi kejadian ini kepada pihak dekanat dan rektorat.
Berita Terkait
-
Heboh Video Perploncoan Cium Kening Gegerkan Unsri, Citra Pendidikan Sumsel Kembali Tercoreng
-
Dekan FH Unsri & Dosen Polsri Dipanggil KPK, Kasus Korupsi Jalan di Muba Kian Panas
-
Mahasiswa Unsri Kompak Kenakan Baju Hitam, Aksi #SeptemberHitam Jadi Simbol Luka dan Perlawanan
-
5 Hal Penting dari Demo Mahasiswa di Palembang: Ribuan Massa, Penyusup Bersenjata, hingga Tersangka
-
Rektor Unsri Taufiq Marwa Turun Tangan: Silakan Aksi, Jaga Nama Almamater!
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
Terkini
-
BRI KKB Expo 2026: Kesempatan Beli Mobil Baru dengan Promo Spesial
-
Terima Uang Palsu Bisa Bikin Rugi, BI Sumsel Tegaskan Tak Bisa Diganti Meski Korban
-
BRI Region 4 Palembang Salurkan Bantuan ke Enam Gereja, Perkuat Kepedulian dan Toleransi
-
PTBA Cetak Mekanik Muda Siap Industri, Lulusan Basic Mechanic Course Ring 1 Tanjung Enim Dikukuhkan
-
Viral Minta Uang ke Sopir Pakai Seragam Polisi, Eks Bripka di Lubuk Linggau Ditangkap