Tasmalinda
Sabtu, 29 November 2025 | 13:04 WIB
ilustrasi kedai kopi di Palembang, Sumatera Selatan
Baca 10 detik
  • Tren kopi Palembang beralih dari kafe populer menuju tempat yang menyajikan racikan serius dengan karakter kuat.
  • Warunk Kopi Apek Sekanak adalah kedai lawas tepi Sungai Musi yang menjadi "sekolah rasa" kopi robusta lokal sejak 1970-an.
  • Luthier Coffee dikenal sebagai pionir kopi specialty di Palembang dengan racikan arabika berkualitas untuk penikmat serius.

SuaraSumsel.id - Di Palembang, tren ngopi sudah jauh lewat sekadar nongkrong di kafe instagramable. Para barista dan penikmat kopi serius pelan-pelan mengarahkan kompas lidah ke tempat-tempat yang mungkin tidak terlalu heboh di media sosial, tapi racikan kopinya niat dan suasananya berkarakter.

Berikut lima “hidden gem” warung kopi & coffee shop di Palembang yang benar-benar ada, lokasinya jelas, dan sering muncul dalam obrolan para barista lokal.

1. Warunk Kopi Apek Sekanak

Hidden gem tepi Musi dengan nuansa pasar tua. Warunk Kopi Apek bisa dibilang “ibu kandung” banyak cerita tentang kopi Palembang.

Lokasinya benar-benar ngumpet di belakang Pasar Sekanak, tepian Sungai Musi, Jl Depaten Baru, persis di belakang Kantor Wali Kota Palembang. Untuk sampai ke sini, pengunjung harus masuk lorong pasar dan berjalan sampai ke tepi sungai.

Warung dua petak ini sudah eksis sejak kisaran 1970-an dan masih mempertahankan gaya kedai kopi lawas: meja sederhana, angin sungai, dan pemandangan langsung ke Jembatan Ampera serta perahu-perahu yang lalu lalang.

Lokasi: Tepian Sungai Musi, belakang Pasar Sekanak, Jl Depaten Baru, 28 Ilir, Palembang.

Suasana: Benar-benar “kopitiam” tradisional, tanpa dekor kekinian, tapi view-nya kelas VVIP: pertemuan Sungai Sekanak dan Musi, dengan Ampera di kejauhan.

Menu & harga: Andalannya kopi robusta Semendo racikan Apek dan keluarga. Satu cangkir kopi hitam atau kopi susu dihargai sekitar Rp9.000–Rp12.000, ditemani roti goreng atau gorengan sederhana.

Baca Juga: Herman Deru: Kunci Ketahanan Pangan Sumsel pada Integrasi HuluHilir, Bukan Sekadar Produksi

Banyak barista muda menyebut Apek sebagai “sekolah rasa”, tempat belajarprofil robusta Sumsel apa adanya: pahit, tebal, dengan aroma cokelat dan rempah khas Semendo.

2. Luthier Coffee

Markas kopi specialty & barista champion Palembang Kalau pecinta kopi serius bertanya ke barista lokal, nama Luthier Coffee hampir pasti muncul.

Luthier dikenal sebagai kedai kopi specialty yang sudah beroperasi sejak 2016 dan identik dengan racikan arabika berkualitas, dari blend Nusantara sampai kopi single origin kelas kompetisi.

Lokasi utama: Jl Bangau No.170C, 9 Ilir, Kec Ilir Timur II, Palembang. Ada juga cabang di kawasan Citra Grand City (Luthier Coffee CGC).

Suasana: Modern dan rapi, dominan indoor agar aroma kopi lebih “terkunci”, dengan sedikit area outdoor. Cocok buat nongkrong lama sambil kerja atau ngobrol serius soal kopi.

Load More