-
Pemkab Muba bekerja sama dengan Bank Sumsel Babel untuk memperkuat sistem pajak daerah digital.
-
Seluruh pembayaran pajak dan retribusi di Muba kini dilakukan secara nontunai melalui kanal digital.
-
Kolaborasi ini mendukung tata kelola keuangan daerah yang lebih transparan dan efisien.
SuaraSumsel.id - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus berinovasi menuju tata kelola keuangan yang lebih modern dan transparan. Kali ini, Pemkab Muba menggandeng Bank Sumsel Babel (BSB) untuk memperkuat sistem pajak daerah berbasis digital. Kolaborasi strategis tersebut resmi dimulai melalui penandatanganan perjanjian antara Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Muba dan Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu di Kantor Pusat Jakabaring, Palembang. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam upaya menciptakan layanan pajak yang efisien, akuntabel, dan mudah diakses masyarakat.
Melalui sinergi ini, seluruh proses pembayaran pajak dan retribusi daerah di Muba akan beralih ke sistem nontunai dengan dukungan Virtual Account (VA) dan berbagai kanal pembayaran digital milik Bank Sumsel Babel. Inovasi tersebut memungkinkan masyarakat membayar pajak kapan saja dan di mana saja, tanpa harus datang ke kantor pajak. Tak hanya memudahkan wajib pajak, sistem ini juga diharapkan mampu menekan potensi kebocoran pendapatan daerah serta mempercepat proses pelaporan keuangan pemerintah.
PPS Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Festero Mohamad Papeko, menyebut kolaborasi ini sebagai langkah nyata dalam memperkuat ekosistem keuangan daerah berbasis digital. “Bank Sumsel Babel berkomitmen mendukung penuh digitalisasi pajak daerah agar pengelolaan keuangan publik semakin transparan dan efisien,” ujarnya.
“Kami percaya bahwa kemajuan daerah akan terwujud bila sistem keuangan publiknya transparan dan efisien. Bank Sumsel Babel berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat sistem pembayaran digital, mendukung optimalisasi penerimaan pajak, serta memastikan tata kelola keuangan yang modern dan akuntabel,” ujarnya.
Dengan dukungan infrastruktur teknologi perbankan yang andal, Bank Sumsel Babel akan menyediakan berbagai kanal pembayaran digital seperti QRIS, Virtual Account, dan integrasi RKUD Digital, yang terhubung langsung dengan sistem pemerintah daerah. Inisiatif ini diharapkan juga dapat meningkatkan Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) Kabupaten Muba.
Kerja sama antara Pemkab Muba dan Bank Sumsel Babel ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk membangun budaya transaksi non-tunai di masyarakat sekaligus memperkuat semangat good governance di tingkat daerah.
Berita Terkait
-
Bank Sumsel Babel Ajak Anak Bangun Karakter Finansial Lewat Tabungan Pesirah Junior
-
SKK Migas & Pemkab Muba Perkuat Sinergi Hulu Migas, Dongkrak Ekonomi Daerah
-
Bukan Sekadar Sponsor, Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak di Balik Meriahnya Pornas KORPRI XVI
-
Bank Sumsel Babel Dorong Hunian Terjangkau, Salurkan Rp43 Miliar KPR FLPP per September 2025
-
Bank Sumsel Babel & Pemprov Sumsel Pecahkan Rekor Dunia, Ribuan Guru Belajar AI Serentak
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
137 Kali Karhutla, 305 Hektare Lahan Sudah Hangus, Ancaman Asap Besar Kembali Mengintai Sumsel?
-
Pulang Kerja Jam 4 Pagi, Pekerja Perempuan di Palembang Dibegal dan Ditodong Senpi
-
Sudah Bertahun-tahun Dibahas, Kapan Pelabuhan Tanjung Carat Benar-Benar Terwujud?
-
Car Free Day di Ampera Resmi Dimulai, Mampukah Bertahan atau Sekadar Seremonial?
-
Begal Bersenjata Kembali Hantui Palembang, Perempuan Pulang Kerja Jadi Korban, Motor Raib