-
Pemprov Sumsel meluncurkan 200 event wisata untuk tahun 2026.
-
Desa wisata menjadi fokus utama peningkatan ekonomi kreatif.
-
Beberapa desa unggulan meraih penghargaan di berbagai kategori.
SuaraSumsel.id - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan resmi meluncurkan 200 Event Wisata Sumsel 2026 yang berasal dari 17 kabupaten/kota. Peluncuran ini digelar bersamaan dengan Anugerah Pesona Desa Wisata Sumsel 2026, dan dihadiri langsung Gubernur Dr. H. Herman Deru.
Agenda besar ini disiapkan untuk memperkuat promosi pariwisata daerah sekaligus membuka peluang ekonomi baru di tingkat desa.
Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa desa wisata kini menjadi lokomotif ekonomi kreatif Sumsel. Menurutnya, desa yang dikelola dengan baik akan menjadi pusat peluang usaha baru—mulai dari homestay, kuliner, hingga produk kerajinan.
“Desa wisata ini bukan hanya soal pariwisata, tetapi juga ekonomi masyarakat. Karena itulah saya sangat mendukung kegiatan ini,” ujarnya.
Ia mengapresiasi berbagai inovasi yang ditampilkan desa-desa peserta, terutama dalam kategori homestay, souvenir, atraksi budaya, dan kelembagaan desa. Kreativitas masyarakat disebut sebagai modal utama untuk bersaing secara nasional.
Gubernur juga mengingatkan bahwa desa yang sudah terkenal perlu menjaga kualitas pelayanan agar tetap bertahan menghadapi kompetisi destinasi wisata nasional.
“Setelah terkenal, tantangan sesungguhnya adalah mempertahankan. Itu hanya bisa dilakukan jika inovasi terus berjalan,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi keberhasilan Sriwijaya Ranau Gran Fondo (SRGF) yang menjadi contoh sukses integrasi wisata alam dan sport tourism. Menurutnya, pola ini bisa diadaptasi desa lain.
200 Event Wisata 2026: Agenda Besar, Lokasi, dan Rekomendasi Desa Unggulan
Baca Juga: UMKM Panen Rezeki di Sriwijaya Ranau Gran Fondo 2025, Gubernur Dorong Produk Lokal Naik Kelas
Peluncuran 200 Calendar of Event (CoE) Sumsel 2026 digadang menjadi strategi promosi yang paling besar sejauh ini. Agenda-agenda unggulan tetap hadir dan diperkuat tahun depan:
Event Unggulan 2026
- Festival Sriwijaya – Palembang
- Sriwijaya Ranau Gran Fondo (SRGF) – OKU Selatan
- Dempo Run – Pagaralam
- Festival Kopi Semende – Muara Enim
- Festival Danau Ogan – Ogan Ilir
- Festival Sungai Musi – Palembang
- Festival Gunung Dempo – Pagaralam
Daftar lengkap 200 event akan dibagi ke seluruh kabupaten/kota agar mudah diakses wisatawan sepanjang tahun.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel, Pandji Tjahjanto, menyebut ada 14 desa wisata yang masuk penilaian tahun ini. Beberapa di antaranya mencetak prestasi di lebih dari satu kategori.
Desa Wisata Unggulan 2026
- Desa Burai (Ogan Ilir) – unggul di kategori wisata air dan pengelolaan kelembagaan
- Gunung Dempo (Pagaralam) – unggul di trekking, ekowisata, dan homestay
- Desa Air Terjun Bedegung (Muara Enim) – unggul di atraksi alam
- Desa Muara Sungsang (Banyuasin) – unggul di wisata kuliner dan budaya maritim
Pandji menegaskan bahwa kompetisi desa wisata bukan sekadar ajang penilaian, tetapi instrumen penting untuk mendorong desa agar terus meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman wisata.
Tag
Berita Terkait
-
UMKM Panen Rezeki di Sriwijaya Ranau Gran Fondo 2025, Gubernur Dorong Produk Lokal Naik Kelas
-
1.863 Peserta Serbu Sriwijaya Ranau Gran Fondo 2025, Terbesar Sepanjang Penyelenggaraan
-
Di Sriwijaya Ranau Gran Fondo, Herman Deru Tegaskan Komitmen Kuat Membangun Desa
-
Jelang Sriwijaya Ranau Gran Fondo 2025, Herman Deru Ajak Warga OKU Selatan Sambut Pesepeda Dunia
-
Herman Deru Luncurkan Mulok Kemandirian Pangan, Sumsel Jadi Pelopor Nasional
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung
-
Jangan Takut Gagal, Kisah Reski Menembus Pendidikan Tinggi Lewat BIDIKSIBA PTBA
-
Wajah Lain Krisis Karhutla: Anak Terpapar Asap, Perempuan Lebih Berat Merasakan Beban