-
Sriwijaya Ranau Gran Fondo 2025 diikuti 1.863 peserta dari 17 provinsi dan menjadi yang terbesar sepanjang penyelenggaraan.
-
Gubernur Herman Deru mengapresiasi masyarakat OKU Selatan yang menjaga kenyamanan dan keamanan peserta.
-
Angga Dwi Wahyu Prahesta dari Jawa Barat meraih juara Men Elite dan menerima hadiah utama satu unit mobil.
SuaraSumsel.id - Kawasan wisata Icon Danau Ranau, Kabupaten OKU Selatan, benar-benar dikepung ribuan pesepeda pada Sabtu (15/11/2025). Sebanyak 1.863 peserta dari 17 provinsi memenuhi garis start Sriwijaya Ranau Gran Fondo (SRGF) 2025, menjadikannya gelaran terbesar sepanjang penyelenggaraan sejak event sport tourism ini pertama kali digelar.
Gelombang peserta sudah memadati area sejak pagi. Tepat pukul 07.00 WIB, pelepasan dimulai dengan rute sepanjang 34 kilometer yang membentang dari Icon Danau Ranau -Jalan Sp Sender – Jalan Pusri – Banding Agung – hingga kembali ke danau yang ikonik itu.
Jalur yang menantang sekaligus memanjakan mata itu menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta dari berbagai tingkatan usia dan kategori.
Tahun ini, SRGF mempertandingkan beragam kelas, mulai dari Men Elite (19–29 tahun), Men Junior (17–18 tahun), Men Master A (30–39 tahun), Men Master B (40–49 tahun), Men Master C (50+), Women (16+), hingga MTB Men (16+). Antusiasme peserta terlihat dari padatnya lintasan dan sorak penonton yang memadati titik-titik jalur.
Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru hadir mengikuti jalannya perlombaan. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi kepada masyarakat OKU Selatan yang telah menjaga suasana tetap aman, nyaman, dan kondusif bagi para peserta maupun wisatawan.
"Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dengan penuh antusias, sehingga para pengunjung merasa nyaman. Kesuksesan ini tentu menjadi nilai tambah bagi event tahun-tahun mendatang. Semoga ke depan jumlah pengunjung terus meningkat, begitu juga ragam event olahraga terutama olahraga air,” ujar Herman Deru.
Selain itu, Gubernur juga mengajak masyarakat dan pelaku UMKM untuk terus menjaga kelestarian Danau Ranau sekaligus memaksimalkan potensi wisatanya. “Kalau bukan kita yang memelihara dan memanfaatkannya, siapa lagi? Mari kita jaga kelestariannya sekaligus mengembangkan produktivitasnya,” tegasnya.
Rangkaian acara mencapai puncaknya saat penyerahan hadiah bagi para pemenang di tiap kategori. Momen paling mencuri perhatian adalah penyerahan hadiah utama satu unit mobil kepada Angga Dwi Wahyu Prahesta, atlet asal Jawa Barat yang berhasil menjadi Juara 1 kategori Men Elite.
Dengan antusiasme ribuan peserta, dukungan penuh masyarakat, serta hadiah prestisius yang diberikan, SRGF 2025 kembali membuktikan diri sebagai salah satu ajang sport tourism terbaik di Sumatera Selatan — dan tahun ini, menjadi yang terbesar dalam sejarah penyelenggaraannya.
Baca Juga: Listrik Padam di Paripurna DPRD Sumsel, Benar Gangguan Teknis atau Ada yang Janggal?
Berita Terkait
-
Di Sriwijaya Ranau Gran Fondo, Herman Deru Tegaskan Komitmen Kuat Membangun Desa
-
Harga Sepeda Peserta Gran Fondo 2025 Jadi Sorotan, Benarkah Bisa Ada yang Setara Motor?
-
5 Fakta Festival Danau Ranau 2025 yang Bikin Heboh dan Wajib Kamu Tahu
-
Gran Fondo 2025 Resmi Digelar di Danau Ranau, Hadiah Ratusan Juta Menanti Juara
-
Festival Danau Ranau 2025 Kolaborasi dengan Gran Fondo, Irma Darmawangsa Tampil Spesial
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung
-
Jangan Takut Gagal, Kisah Reski Menembus Pendidikan Tinggi Lewat BIDIKSIBA PTBA
-
Wajah Lain Krisis Karhutla: Anak Terpapar Asap, Perempuan Lebih Berat Merasakan Beban