-
Seorang ASN di Bengkulu dipecat setelah videonya menginjak kitab suci viral di media sosial.
-
Pemerintah Provinsi Bengkulu menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak hormat kepada ASN tersebut.
-
Kasus ini menjadi peringatan bagi ASN agar menjaga etika dan perilaku di ruang publik maupun media sosial.
SuaraSumsel.id - Sebuah video yang memperlihatkan seorang aparatur sipil negara (ASN) di Bengkulu menginjak kitab suci mendadak viral di media sosial. Aksi itu menuai kecaman luas dari masyarakat hingga akhirnya berujung pada pemecatan ASN tersebut dari jabatannya secara tidak hormat.
Video berdurasi singkat itu menampilkan sosok pria berseragam ASN yang terlihat menginjak kitab suci di sebuah ruangan. Tayangan itu kemudian tersebar luas di berbagai platform media sosial, menimbulkan kemarahan publik karena dianggap melecehkan nilai-nilai agama.
Menanggapi kejadian tersebut, Pemerintah Provinsi Bengkulu bergerak cepat. Melalui hasil pemeriksaan dan rapat tim etik, pemerintah memutuskan menjatuhkan sanksi pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH) kepada ASN tersebut.
Pihak Pemprov menegaskan bahwa tindakan ASN tersebut bertentangan dengan Kode Etik ASN dan melanggar prinsip dasar sebagai pelayan publik yang seharusnya menjadi teladan di tengah masyarakat.
Pemecatan pun dilakukan setelah melalui proses klarifikasi, pemeriksaan internal, dan pertimbangan sanksi disiplin sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.
Viralnya video tersebut memicu gelombang reaksi dari masyarakat Bengkulu. Banyak warganet yang mendukung langkah tegas pemerintah, sementara sebagian lainnya menyerukan agar pelaku juga menjalani proses hukum apabila terbukti melakukan penistaan terhadap simbol agama.
Tokoh agama di Bengkulu juga ikut angkat bicara. Mereka mengapresiasi sikap cepat Pemprov yang dinilai mampu meredam potensi konflik sosial.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa setiap ASN wajib menjaga perilaku, termasuk di dunia maya. Apa pun yang dilakukan dan direkam bisa menjadi sorotan publik dan berdampak langsung pada karier.
Langkah tegas pemerintah Bengkulu dinilai sebagai peringatan keras bagi seluruh ASN di Indonesia agar berhati-hati dalam bertindak dan menjaga kehormatan institusi negara.
Baca Juga: 5 Kolaborasi Strategis Bank Sumsel Babel dan Kejati Babel: Wujudkan Tata Kelola yang Transparan
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Viral Isu Jokowi Marah ke Purbaya Soal Kerugian Kereta Cepat, Ini Faktanya!
-
Ada Apa dengan Azizah Salsha di Catwalk JFW 2026? Viral, Diserang, Lalu Dibela Publik
-
'Capek Lihat Pejabat Ditangkap KPK', Sindiran Tere Liye Soal OTT Gubernur Riau Picu Debat Panas
-
Detik-Detik Kematian Misterius Siswa SMPN 26 Palembang, Polisi Ungkap Pemicunya
-
Perkembangan Baru Kasus Siswi SD di Palembang yang Matanya Lebam, PH: Biarkan Fakta Bicara
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Menaker Sambangi PT Bukit Asam, Tegaskan Pentingnya SDM Unggul dan Keselamatan Kerja
-
Semen Baturaja Buka Suara soal Penetapan Tersangka oleh Kejati Sumsel, Tegaskan Komitmen GCG
-
7 Fakta Mengejutkan Penangkapan Dua Oknum TNI di Babel, Diduga Terlibat Pengiriman Timah
-
Herman Deru Dorong Tanjung Carat dan Bendungan Tiga Dihaji di Hadapan Menko AHY
-
BRI Kuasai Hampir 50% Penyaluran KPR Subsidi Nasional