-
Polisi menangkap oknum anggota Polres Tebo bernama Bripda Waldi sebagai pelaku pembunuhan dosen EY di Jambi.
-
Pelaku menggunakan wig dan membawa kabur mobil serta motor korban untuk menghilangkan jejak.
-
Polisi menemukan cairan diduga sperma di celana korban dan menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian.
5. Polisi Tunggu Hasil Autopsi untuk Pastikan Penyebab Kematian
Meski pelaku telah ditangkap, polisi masih menunggu hasil autopsi lengkap dari RSUD H Hanafie Muara Bungo untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.
Hasil visum sementara menunjukkan luka lebam di wajah, leher, bahu, dan kepala, disertai cairan sperma di celana korban yang memperkuat dugaan kekerasan seksual.
“Kami menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian dan memastikan apakah ada kekerasan seksual,” tegas Kapolres Natalena.
Pelaku Terancam Hukuman Mati
Bripda Waldi kini ditahan di Mapolda Jambi. Ia dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan Pasal 285 KUHP terkait dugaan pemerkosaan.
Jika terbukti, pelaku terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup. “Proses hukum berjalan transparan, tanpa perlakuan khusus. Pelaku adalah anggota Polri yang mencoreng institusi,” kata Natalena.
Dosen EY Dikenal Ramah dan Disiplin
Kematian EY menyisakan duka mendalam di kalangan akademisi. Ia dikenal sebagai dosen teladan yang rajin, ceria, dan peduli mahasiswa. Rekan sejawatnya mengaku masih tidak percaya dosen muda yang aktif di kegiatan kampus itu tewas secara tragis.
“Bu Erni orangnya lembut dan sabar. Kami kehilangan sosok inspiratif,” ujar Dian, salah satu dosen rekan korban.
Baca Juga: 7 Fakta Pembunuhan Dosen EY di Jambi: Oknum Polisi Kekasih Sendiri Jadi Pelaku dan Mobil Hilang
Tag
Berita Terkait
-
7 Fakta Pembunuhan Dosen EY di Jambi: Oknum Polisi Kekasih Sendiri Jadi Pelaku dan Mobil Hilang
-
Kronologi Kematian Dosen EY di Jambi: Polisi Jadi Pelaku, Korban Ditemukan dengan Leher Membiru
-
Fakta Hasil Visum Dosen EY di Jambi: Luka di Kepala 13 Sentimeter dan Dugaan Kekerasan Seksual
-
Terungkap! Oknum Polisi di Jambi Akui Bunuh Dosen Kekasihnya Gara-Gara Cemburu
-
Detik-Detik Dosen Cantik Jambi Tewas di Rumahnya, Pelaku Oknum Polisi Kekasih Sendiri Ditangkap
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Bangun untuk Salat Subuh, Motor Sudah Raib; Satu Pelaku Curanmor Babak Belur Diamuk Warga
-
PHR Zona 4 Perkuat Kolaborasi Pengelolaan Sampah di Prabumulih, Dorong Aksi Iklim Berkelanjutan