-
Pajero Sport “Kebo” dikenal tangguh dan mudah dirawat dengan biaya terjangkau.
-
Pajero Sport “All New” lebih modern dan nyaman tetapi sensitif pada sistem elektronik.
-
Keduanya tetap populer di pasar bekas karena mesin kuat dan desain berkarakter.
SuaraSumsel.id - Buat para penggemar SUV tangguh, nama Mitsubishi Pajero Sport sudah jadi legenda. Tapi di pasar mobil bekas, ada dua kubu yang sering berdebat: tim “Pajero Sport Kebo” yakni generasi lama, sebelum facelift 2016) dan tim “All New Pajero Sport” yakni generasi setelah 2016 dengan desain modern.
Keduanya sama-sama gagah, tapi pertanyaan klasik tetap muncul — mana yang lebih minim masalah, dan mana yang lebih cocok untuk dibeli di 2025?
Si Tangguh yang Tak Lekang Waktu: Pajero Sport “Kebo”
Disebut “Kebo” bukan tanpa alasan. Pajero Sport generasi 2009–2015 dikenal super bandel, minim elektronik, dan tahan banting di segala kondisi jalan. Mesin diesel 2.5L 4D56 VGT miliknya memang terdengar kasar, tapi sangat kuat dan mudah diservis di bengkel umum.
Model ini populer di kalangan pengguna yang doyan kerja keras — pengusaha perkebunan, pekerja lapangan, hingga petualang offroad. Banyak yang bilang, Pajero Kebo adalah SUV sejati: kasar di luar, tapi setia di medan berat.
“Selama perawatan rutin dijaga, Pajero Kebo nyaris nggak pernah rewel. Spare part juga gampang banget dicari,” ujar Hendra, mekanik diesel di Palembang.
Di pasar bekas, Pajero Kebo keluaran 2014–2015 kini dibanderol di kisaran Rp190–230 juta, tergantung kondisi.
Harga ini membuatnya jadi pilihan menarik bagi pemburu SUV tangguh dengan budget terbatas.
Desain Modern dan Fitur Canggih: Pajero Sport “All New”
Lahir pada 2016, All New Pajero Sport membawa perubahan besar. Desainnya jauh lebih modern dengan lampu “boomerang” khas, kabin lebih mewah, dan mesin diesel 2.4L MIVEC yang lebih bertenaga tapi irit bahan bakar.
Namun di balik semua kecanggihannya, muncul juga catatan dari para pemilik.
Baca Juga: Dulu Mobil Mewah, Sekarang Cuma Rp200 Jutaan! Begini Nasib Sedan Civic, Altis, dan Camry
Beberapa pengguna melaporkan masalah pada sistem elektrik dan sensor transmisi otomatis, terutama untuk unit awal produksi 2016–2017.
Meski begitu, masalah ini bisa diatasi dengan update software dan perawatan berkala di bengkel resmi.
“All New Pajero lebih halus dan enak buat harian, tapi sistem elektroniknya lebih sensitif dibanding versi Kebo,” kata Bayu Pratama, analis otomotif di Jakarta.
Secara umum, All New Pajero lebih cocok untuk pengguna keluarga urban yang mengutamakan kenyamanan dan gaya.
Harga bekasnya kini berada di kisaran Rp300–380 juta, tergantung varian dan kondisi mesin.
Perawatan dan Ketahanan: Si Kebo Lebih Mudah, Si All New Lebih Nyaman
Tag
Berita Terkait
-
Dulu Mobil Mewah, Sekarang Cuma Rp200 Jutaan! Begini Nasib Sedan Civic, Altis, dan Camry
-
Pilih Fortuner, Pajero Sport atau CRV? Ini SUV 7 Seater Bekas Rp200 Jutaan Paling Layak Dibeli
-
Murah, Irit, dan Nggak Rewel! Ini Deretan Mobil Bekas di Bawah Rp80 Juta yang Paling Dicari
-
Gaya Tetap Keren, BBM Super Irit! Ini City Car Bekas yang Lagi Banyak Diburu Anak Muda
-
Bisa Jadi Investasi! Deretan Mobil Bekas yang Harganya Justru Naik Tiap Tahun
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Pertamax Naik, Ongkos Travel Sumsel Ikut Merangkak: Rute Palembang hingga Rp280 Ribu
-
Kasus BPK Sumsel: Mengapa KPK Belum Tetapkan Kabid BPK Sebagai Tersangka?
-
Masak Tepi Sungai 2026 Digelar di Kampung Perigi, Mengungkap Budaya Kopi Palembang
-
Masih Ada Promo! Nikmati Martabak HAR Lebih Hemat dengan QRIS BSB Mobile