-
Pembangunan Tol Trans-Sumatera membuka jalur ekonomi baru di Sumatera Selatan, Lampung, dan Jambi.
-
Jumlah usaha baru di sekitar akses tol meningkat 35 persen dalam dua tahun terakhir.
-
Harga tanah di kawasan pintu tol melonjak hingga 150 persen seiring meningkatnya aktivitas ekonomi.
SuaraSumsel.id - Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) bukan hanya menghubungkan antarprovinsi, tapi juga menciptakan jalur ekonomi baru di berbagai daerah.
Bagi pelaku usaha, proyek raksasa ini bukan sekadar beton dan aspal — ini adalah ladang peluang baru yang mulai diperebutkan banyak orang.
Dari warung makan, pom bensin mini, hingga penginapan modern, geliat ekonomi mulai terasa di sepanjang koridor tol, terutama di Sumatera Selatan, Lampung, dan Jambi.
Proyek Tol Trans-Sumatera kini telah membuka akses hingga ke berbagai titik penting seperti Palembang – Bengkulu, Kayuagung – Betung, dan Indralaya – Prabumulih.
Seiring rampungnya ruas-ruas ini, potensi ekonomi di sekitar pintu tol meningkat tajam.
Banyak warga yang mulai membuka usaha kuliner, penginapan, hingga bengkel kendaraan berat.
Menurut catatan Dinas Koperasi dan UMKM Sumsel, setidaknya ada kenaikan 35% jumlah usaha baru di sekitar akses tol dalam dua tahun terakhir.
Kalau dulu cuma lahan kosong dan kebun karet, sekarang sudah ramai jualan, bahkan ada minimarket baru.
Ada lima jenis bisnis yang kini disebut paling potensial tumbuh di sekitar proyek Tol Trans-Sumatera:
Baca Juga: Pilot atau Dokter Spesialis, Siapa yang Lebih Sultan di Palembang? Hasilnya Bikin Kaget
- Rest area lokal — Menyediakan makanan khas daerah, kopi, dan oleh-oleh.
- Pom bensin mini (Pertashop) — Peluang besar karena jarak antar-SPBU di tol cukup jauh.
- Homestay & kos pekerja proyek — Banyak pekerja dan sopir truk butuh tempat singgah murah.
- Bengkel dan cuci kendaraan — Kendaraan berat dan logistik butuh servis cepat di jalur lintas.
- Pertanian modern dan agrowisata — Lahan di sekitar tol kini dilirik untuk wisata edukasi dan agrobisnis.
Efek paling cepat terasa dari tol ini adalah kenaikan harga tanah. Di beberapa titik seperti Kayuagung, Muara Enim, dan Prabumulih, harga lahan melonjak hingga 100–150 persen dalam dua tahun terakhir.
Investor dari Palembang dan Lampung mulai membeli lahan di sekitar pintu keluar tol untuk membangun kafe, hotel, dan SPBU.
Efek Ekonomi Tak Sekadar di Jalan Tol
Manfaat proyek ini bukan hanya di sekitar jalur utama. Dampak ekonominya menyebar hingga ke desa-desa yang dulu sulit diakses. Distribusi hasil pertanian kini lebih cepat, pariwisata lebih mudah dikunjungi, dan logistik lebih efisien.
Pembangunan Tol Trans-Sumatera menjadi bukti nyata bahwa infrastruktur bisa membuka pintu ekonomi baru.
Namun, hanya mereka yang cepat membaca arah arus investasi yang bisa meraup keuntungan maksimal.
Tag
Berita Terkait
-
Pilot atau Dokter Spesialis, Siapa yang Lebih Sultan di Palembang? Hasilnya Bikin Kaget
-
Kadin Perkuat Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha, Anindya Bakrie Puji Laju Ekonomi Sumsel
-
Terungkap! Ini Rata-rata Gaji Fresh Graduate di Palembang Berdasarkan Jurusan Kuliah
-
Bukan Cuma PTBA & Pusri! Ini 7 Perusahaan di Sumsel yang Diam-Diam Kuasai Ekonomi Daerah
-
BI Optimistis Ekonomi Sumsel 2025 Tumbuh 5,6 Persen, Didorong Daya Beli dan Hilirisasi Industri
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Makan Sepuasnya Murah, Ini 7 Restoran All You Can Eat di Palembang di Bawah Rp150 Ribu
-
Warga Empat Lawang Nikmati Fasilitas Baru dari CSR Bank Sumsel Babel di Hari Jadi Kabupaten
-
Martabak HAR vs Terang Bulan di Palembang: 7 Alasan Duel Kuliner Malam Ini Tak Pernah Mati
-
5 Tempat Makan Burgo dan Celimpungan Terenak di Palembang, Banyak yang Tak Punya Nama
-
Tak Mau Cuma Jual Mentah, BI Sumsel Siapkan Jurus Baru Dongkrak Ekonomi Daerah