-
Banyak tanaman hias cepat mati karena pemula salah memilih spesies yang cocok.
-
Ada tujuh tanaman low maintenance yang tahan banting dan mudah dirawat.
-
Menjadi plant parent sukses dimulai dengan memilih tanaman sesuai gaya hidup.
Sirih Gading adalah sahabat terbaik pemula. Ia akan "memberitahumu" saat ia haus—daunnya akan sedikit layu. Setelah disiram, ia akan segar kembali dalam beberapa jam. Ia bisa tumbuh merambat dengan indah atau menjuntai dari rak.
Daun layu (haus), daun menguning (terlalu banyak air).
Siram saat permukaan tanah terasa kering. Sangat mudah diperbanyak, cukup potong batangnya dan masukkan ke dalam air.
4. Dracaena Trifasciata (Lidah Mertua Silinder)
Ini adalah sepupu dari Lidah Mertua biasa, tapi dengan bentuk yang lebih modern dan arsitektural. Perawatannya sama mudahnya: sangat toleran terhadap kelalaianmu.
Ujung daun menjadi cokelat (kualitas air kurang baik atau kurang lembap). Gunakan air yang sudah diendapkan jika memungkinkan. Siram saat tanah kering.
5. Aspidistra Elatior (Cast Iron Plant)
Namanya saja sudah "Tanaman Besi Cor". Julukan ini diberikan karena kemampuannya untuk bertahan di kondisi paling ekstrem: sudut gelap, udara kering, dan penyiraman yang tidak teratur.
Sangat jarang menunjukkan tanda masalah, inilah kehebatannya.
Baca Juga: 4 Tips Menata Lukisan Dinding di Rumah
Bersihkan debu dari daunnya sesekali. Siram jika kamu ingat.
6. Chlorophytum Comosum (Lili Paris / Spider Plant)
Tanaman ini sangat pemaaf dan produktif. Ia akan menghasilkan "anak-anak" atau tunas baru yang menjuntai, yang bisa kamu potong dan tanam menjadi tanaman baru. Sangat bagus untuk diletakkan di pot gantung.
Ujung daun kecoklatan (biasanya karena air keran terlalu banyak klorin, bukan salahmu!). Suka tanah yang sedikit lembap tapi tidak becek. Biarkan permukaan tanah mengering sebelum disiram lagi.
7. Scindapsus Pictus (Sirih Silver / Satin Pothos)
Mirip dengan Sirih Gading biasa, tapi dengan daun beludru berwarna hijau gelap dan bercak perak yang cantik. Ia juga akan "berkomunikasi" denganmu saat butuh air.
Tag
Berita Terkait
-
4 Tips Menata Lukisan Dinding di Rumah
-
Viral 7 Jam Terjebak di Toilet, Sahroni Dengar Sendiri Penjarah Bawa Linggis Obrak-abrik Rumah
-
Bukan Malas, Mungkin Kamu Kena 'Clutter Blindness', Bongkar Psikologi di Balik Rumah Berantakan
-
UMKM Fashion Bandung Naik Kelas Berkat Dukungan Rumah BUMN BRI
-
PTBA Gandeng Pemkab Pringsewu, Cetak 3.000 UMKM Muda Berkualitas Lewat Rumah BUMN
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
Babak I Indonesia vs Bangladesh: Garuda Pesta Gol, Mitchell Baker Quattrick
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Buntut Temuan di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Mundur dari Jabatan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
-
Diberhentikan dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Disebut Bakal Jadi Kepala KSP
Terkini
-
Digantikan Jenderal Dudung, Ke Mana Langkah Politik Djamari Chaniago Setelah dari Kabinet?
-
25 Siswa Mual dan Muntah Usai Makan MBG di Muba, Benarkah karena Ayam Geprek?
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Gambut Tak Kenal Batas Konsesi, Mengapa Tata Air Jadi Kunci Cegah Karhutla?
-
Kabut Asap Palembang, Pesawat Jakarta Putar Balik dan Yogyakarta Dialihkan ke Pekanbaru