-
Sidang perdana kasus dugaan korupsi dana hibah PMI Palembang menghadirkan mantan Wawako Fitrianti Agustinda dan suaminya, Dedi Supriyanto. Mereka didakwa merugikan negara Rp 4 miliar terkait pengelolaan biaya pengolahan darah PMI 2020–2023, dengan sidang berlangsung di PN Tipikor Palembang.
-
Dalam persidangan, Fitrianti mengungkap sedang menggugat cerai suaminya akibat dugaan perselingkuhan berulang. Ia bahkan telah melaporkan suaminya ke Polda Sumsel, menambah ketegangan dalam kasus yang juga menjadi sorotan publik karena melibatkan pejabat publik.
-
Sidang lanjutan dijadwalkan pekan depan dengan kemungkinan pengajuan eksepsi dari penasihat hukum terdakwa. Kasus ini menarik perhatian publik bukan hanya dari aspek hukum, tetapi juga dinamika pribadi para terdakwa yang terbuka di ruang sidang.
SuaraSumsel.id - Sidang perdana kasus dugaan korupsi dana hibah Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang yang melibatkan mantan Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda, dan suaminya, Dedi Supriyanto, Kepala Bagian Administrasi dan Umum Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Palembang, berlangsung dengan sorotan publik yang tajam.
Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Palembang, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Palembang membacakan dakwaan terhadap kedua terdakwa. Mereka didakwa atas kasus dugaan korupsi pengelolaan biaya pengganti pengolahan darah pada PMI Kota Palembang tahun 2020–2023 yang merugikan negara sebesar Rp 4 miliar.
Namun, yang mengejutkan publik adalah pengakuan Fitrianti Agustinda di hadapan majelis hakim. Ia menyatakan bahwa dirinya sedang dalam proses perceraian dengan suaminya, Dedi Supriyanto. Keduanya juga duduk berjauhan selama persidangan, menambah ketegangan dalam suasana sidang.
Menurut kuasa hukum Fitrianti, Achmad Taufan Soedirjo, keputusan untuk menggugat cerai didasari oleh dugaan perselingkuhan Dedi yang sudah berulang kali terjadi. Tindakan tersebut merupakan akumulasi dari kekecewaan Fitrianti yang selama ini dipendam.
Selain itu, Fitrianti juga telah melaporkan dugaan perselingkuhan suaminya ke Polda Sumsel sebagai bentuk ketegasan atas permasalahan rumah tangga mereka.
Melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com, sidang lanjutan dijadwalkan berlangsung pekan depan, di mana penasihat hukum kedua terdakwa berencana mengajukan nota keberatan (eksepsi) terhadap dakwaan yang dibacakan.
Kasus ini tidak hanya menarik perhatian karena melibatkan pejabat publik, tetapi juga karena dinamika pribadi yang terjadi di balik layar. Publik menantikan perkembangan selanjutnya dalam kasus ini, yang tidak hanya menyentuh aspek hukum, tetapi juga kehidupan pribadi para terdakwa.
Tag
Berita Terkait
-
Eks Wawako Fitrianti Sebabkan Kerugian Negara Rp4 Miliar di Kasus Korupsi PMI Palembang
-
Nasib Politik Fitrianti Agustinda di NasDem Masih Menggantung Usai Praperadilan Kandas
-
Hakim Tolak Praperadilan Eks Wawako Fitrianti Agustinda, Kasus Korupsi Hibah PMI
-
Usai Fitrianti Ditahan, Harnojoyo Diperiksa Kejaksaan: Dugaan Korupsi Apa?
-
Pengakuan Eks Wawako Fitrianti Agustinda Soal Kasus Dana Hibah PMI Palembang
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?
-
HUT RI ke-81, PTBA Perkuat Komitmen Hadirkan Energi, Masyarakat Berdaya, Lingkungan Terjaga