SuaraSumsel.id - Baca 10 detik
- Pertahanan DPRD Sumsel akhirnya jebol setelah barikade Polwan ditarik mundur.
- Setelah berjam-jam berhadap-hadapan, strategi persuasif Polwan gagal meredam massa.
- Keberhasilan mahasiswa menembus pertahanan DPRD Sumsel bukan sekadar aksi fisik
Pertahanan gedung DPRD Sumatera Selatan akhirnya jebol.
Setelah berjam-jam bertahan di balik barikade, ribuan mahasiswa dari berbagai universitas berhasil merangsek masuk dan "menguasai" halaman gedung wakil rakyat dalam sebuah momen yang dramatis dan penuh euforia perjuangan.
Momen klimaks ini terjadi setelah barikade manusia yang terdiri dari Polisi Wanita (Polwan) yang sengaja ditempatkan sebagai garda terdepan untuk meredam tensi, akhirnya ditarik mundur.
Dinding pertahanan yang runtuh ini menjadi simbol kemenangan bagi gelombang massa yang amarahnya sudah tak terbendung.
Melansir dari Sumselupdate.com-jaringan Suara.com, situasi di depan Gedung DPRD Sumsel awalnya tegang namun terkendali.
Pihak kepolisian menempatkan barisan Polwan sebagai pendekatan persuasif, berharap kehadiran mereka bisa mendinginkan kepala para demonstran.
Namun, jumlah massa yang terus bertambah dan gema orasi yang semakin membakar semangat membuat strategi ini tak lagi efektif.
Dorongan dari lautan jaket almamater semakin kuat. Sadar bahwa situasi bisa bereskalasi menjadi bentrokan fisik jika barikade tetap dipaksakan, komando di lapangan mengambil keputusan krusial: menarik mundur barisan Polwan.
Baca Juga: Rektor Unsri Taufiq Marwa Turun Tangan: Silakan Aksi, Jaga Nama Almamater!
Keputusan ini sontak disambut sorak-sorai gemuruh dari mahasiswa. Seolah gerbang bendungan yang terbuka, ribuan mahasiswa langsung tumpah ruah, melewati sisa barikade dan berhasil menjejakkan kaki di halaman DPRD, sebuah wilayah yang tadinya steril dan dijaga ketat.
- Ribuan Mahasiswa Berkumpul
- Negosiasi Buntu, Massa Mendorong
- Barikade Polwan Ditarik Mundur
- Mahasiswa Berhasil Masuk Halaman.
Halaman Dewan Menjadi Mimbar Rakyat
Setelah berhasil masuk, halaman Gedung DPRD Sumsel seketika berubah fungsi. Dari area steril milik pejabat, ia beralih menjadi mimbar rakyat yang sesungguhnya. Para orator mahasiswa secara bergantian naik ke atas mobil komando, menyampaikan tuntutan mereka dengan energi yang berlipat ganda.
Tuntutan mereka masih sama, sejalan dengan gerakan nasional:
- Hentikan semua privilese DPR yang melukai hati rakyat.
- Segera sahkan RUU Perampasan Aset untuk memiskinkan koruptor.
- Usut tuntas semua kasus yang mencederai rasa keadilan publik.
Kemenangan Simbolis yang Penuh Makna
Keberhasilan mahasiswa menembus barikade dan memasuki halaman DPRD adalah sebuah kemenangan simbolis yang sangat besar.
Berita Terkait
-
Rektor Unsri Taufiq Marwa Turun Tangan: Silakan Aksi, Jaga Nama Almamater!
-
Massa Mulai Bergerak, Jalan Menuju DPRD Sumsel Ditutup Total: Ini Skema Lalu Lintas
-
Mahasiswa Palembang Turun ke Jalan Besok, Ini 4 Tuntutan yang Dibawa ke DPRD Sumsel
-
Malam Ini Logistik Demo Berdatangan ke DPRD Sumsel? Aksi Besar Mahasiswa Digelar Besok
-
Besok Ratusan Mahasiswa dari 20 Kampus Gelar Demo di DPRD Sumsel, Ini Titik Kumpulnya
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Diminta Masakkan Makanan untuk Nenek, Pemuda di Banyuasin Aniaya Ibu Kandung
-
Kronologi Menantu Bakar Rumah Mertua di Lubuklinggau, 11 Rumah Hangus
-
Suami Istri Kompak Jadi Spesialis Curanmor dan Bobol Rumah di Palembang, Polisi Ungkap Modusnya
-
LRT Sumsel Kampanyekan Transportasi Publik, Penumpang Stasiun Cinde Tembus 110 Ribu
-
Tagih Utang Berujung Maut, Pria di Palembang Tewas dengan Luka Bacok di Punggung