SuaraSumsel.id - Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bersiap menjadi pusat perhatian nasional.
Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari seluruh Indonesia akan memadati Palembang dalam ajang bergengsi Pekan Olahraga Nasional (Pornas) Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) XVII yang digelar pada 5–11 Oktober 2025.
Kesiapan tuan rumah dibahas tuntas dalam Chef de Mission (CdM) Meeting I di Hotel Aryaduta Palembang, Kamis (7/8/2025).
Perwakilan kementerian, lembaga, dan provinsi hadir memastikan bahwa pesta olahraga ASN terbesar ini akan berjalan nyaman, aman, dan berkesan.
Mewakili Gubernur Sumsel H. Herman Deru, Sekretaris Daerah Drs. H. Edward Candra, MH, menegaskan komitmen Sumsel untuk memberikan sambutan terbaik.
“Sejak kedatangan hingga pulang, kami ingin semua kontingen merasa disambut layaknya tamu kehormatan,” tegas Edward.
Akomodasi Mewah, Venue Berstandar Nasional
Palembang menyiapkan lebih dari 60 hotel berbintang dan ratusan homestay, total kapasitas 5.000 kamar, untuk menampung para tamu dari Sabang sampai Merauke.
Sebagian besar pertandingan akan dipusatkan di Jakabaring Sport City (JSC) – ikon olahraga kebanggaan Sumsel – yang sudah terbukti sukses menjadi tuan rumah Asian Games 2018. Sisanya akan digelar di berbagai venue luar JSC yang juga tengah dipoles demi memenuhi standar nasional.
Baca Juga: Sumsel Sahkan 3 Perda Besar, Apa Saja Isinya dan Dampaknya untuk Warga?
“Kami pastikan semua sarana selesai satu hingga dua bulan sebelum acara. Fasilitas, keamanan, dan kebersihan adalah prioritas,” jelas Edward.
Untuk memastikan kelancaran acara, Pemprov Sumsel bekerja sama dengan TNI, Polri, dan instansi terkait. Sistem pengamanan berlapis disiapkan tanpa mengurangi kenyamanan peserta dan penonton.
Edward juga mengajak seluruh masyarakat Sumsel menjadi tuan rumah yang ramah dan membanggakan.
“Penting bagi kita memberikan kesan positif. Peserta harus pulang membawa cerita indah tentang Sumsel,” ujarnya.
13 Cabang Olahraga, Ribuan Peserta
Ajang ini akan mempertandingkan 13 cabang olahraga, mulai dari futsal, bola voli, tenis, bulu tangkis, hingga cabor tradisional. Ribuan ASN diperkirakan hadir, menjadikan Pornas KORPRI XVII bukan hanya pesta olahraga, tetapi juga ajang promosi wisata dan budaya Sumsel.
Dengan persiapan matang, Sumsel menargetkan sukses ganda: sukses penyelenggaraan dan sukses promosi daerah.
Berita Terkait
-
Sumsel Sahkan 3 Perda Besar, Apa Saja Isinya dan Dampaknya untuk Warga?
-
Rute Baru Angkutan Batu Bara di Sumsel, Sungai Lematang Jadi Jalur Emas dari Tambang ke Musi
-
152 Titik Api Kepung Sumsel, Ogan Ilir Jadi Zona Merah Paling Berbahaya
-
Truk Batu Bara Baru Dilarang Lewat Jalan Umum Mulai 2026, Apa yang Ditunggu?
-
BI Sumsel Punya Nahkoda Baru, Bambang Pramono Siap Jaga Harga dan Kembangkan UMKM
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
Korban Anak dalam Tragedi Bus ALS di Muratara Masih Sulit Diidentifikasi