SuaraSumsel.id - Sebanyak 30 jurnalis dari berbagai media di Sumatera Selatan berkumpul dalam satu ruang, menyatukan semangat untuk memahami isu yang kerap luput dari sorotan yakni transisi energi.
Dalam Pelatihan Jurnalisme Transisi Energi bertajuk “Jurnalisme Energi: Pendalaman Isu dan Penguatan Hasil Liputan di Media Sosial”, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palembang bersama Yayasan Mitra Hijau menggagas ruang belajar intensif bagi para jurnalis.
Selama satu hari penuh, peserta tak hanya dibekali pemahaman mendalam soal energi yang adil dan berkelanjutan, tetapi juga strategi jitu menyebarluaskan liputan mereka agar lebih menjangkau publik lewat media sosial.
Tiga narasumber utama hadir dalam pelatihan ini, yakni: Dr. Doddy S. Sukadri – Direktur Eksekutif Yayasan Mitra Hijau; Hari Wibawa – Kabid Perekonomian dan Pembangunan Bappeda Sumsel (mewakili Kepala Bappeda, Regina Ariyanti); dan Yudi Thirzano – Pemimpin Redaksi Tribun Sumsel.
Dalam paparannya, Dr. Doddy menyoroti dampak perubahan iklim global yang telah nyata terlihat, termasuk di Indonesia. Ia menekankan pentingnya langkah mitigasi dan adaptasi yang berbasis riset, kebijakan, serta partisipasi masyarakat.
Sedangkan Yudhi Thirzano menekankan pentingnya peliputan transisi energi yang tajam dan kontekstual. “Liputan energi bukan hanya soal data produksi. Jurnalis harus mampu menggambarkan dampaknya terhadap masyarakat, lingkungan, dan keadilan dalam distribusi energi,” ujarnya.
Sementara itu, Hari Wibawa menyampaikan bahwa Provinsi Sumatera Selatan masih sangat bergantung pada sektor energi fosil, khususnya batubara, yang menyumbang sekitar 24% PDRB namun hanya menyerap 2,26% tenaga kerja.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menyusun arah kebijakan transisi energi, namun tetap membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan media.
Usai paparan, peserta mengikuti sesi diskusi kelompok dan workshop penyusunan ide liputan. Mereka juga dilatih untuk memperkuat distribusi hasil liputan melalui media sosial agar pesan-pesan penting soal transisi energi dapat menjangkau audiens yang lebih luas.
Baca Juga: Dana Aman! Bank Sumsel Babel Imbau Nasabah Tetap Tenang dan Aktif Bertransaksi
Dalam kesimpulannya, fasilitator kelas jurnalisme, Tasmalinda menekankan, transisi energi di Sumsel adalah keniscayaan yang harus dikelola secara adil (just transition). Potensi energi baru dan terbarukan (EBT) mencapai 21.032 MW, namun yang terpasang baru sekitar 4,8%.
"Ini menunjukkan perlunya akselerasi pemanfaatan EBT melalui dukungan kebijakan, pendanaan, teknologi, serta keterlibatan media," ujarnya.
“Transisi energi bukan hanya soal mengganti batu bara dengan energi terbarukan. Ini menyangkut nasib ekonomi lokal, konflik lahan, lingkungan hidup, hingga masa depan pekerja. Jurnalis harus mampu menggali sisi-sisi ini secara mendalam dan mengedukasi publik,” tambah M. Fajar Wiko, Ketua AJI Palembang dalam sambutannya.
Berita Terkait
-
Dana Aman! Bank Sumsel Babel Imbau Nasabah Tetap Tenang dan Aktif Bertransaksi
-
Misteri Rumah Emas di OKI: HS Disasar BNN, Diduga Jaringan Narkoba Nusakambangan
-
Dari Dermawan Jadi Tersangka? Sosok HS Crazy Rich OKI yang Rumahnya Digerebek BNN
-
50 Kilogram Sabu di Rumah Mewah? Begini Cara Jaringan Narkoba Menyamar Orang Kaya Baru
-
Suasana Terkini! Rumah 'Berlapis Emas' Crazy Rich Sumsel Digerebek BNN, Simpan 50 Kilogram Sabu
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti
-
Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia
-
Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi
-
Ketika Membeli Pembalut Harus Berhemat, Perempuan Marginal Palembang Hadapi Risiko Kesehatan
-
4 Koridor Feeder LRT dan Teman Bus Palembang Setop Operasional, Ini Rute yang Terdampak