SuaraSumsel.id - Menanggapi ramainya perbincangan di media sosial soal kebijakan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengenai pemblokiran rekening dormant, Bank Sumsel Babel angkat bicara.
Pihak bank mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik menghadapi informasi yang belum tentu sepenuhnya akurat. Bank menegaskan bahwa pemblokiran hanya berlaku untuk rekening yang benar-benar tidak aktif dalam jangka waktu tertentu, bukan untuk nasabah yang rutin bertransaksi.
Sebagai catatan, rekening dormant merujuk pada rekening yang tidak menunjukkan aktivitas sama sekali selama lebih dari tiga bulan berturut-turut, selain potongan biaya administrasi rutin.
“Nasabah tidak perlu panik. Rekening dormant tidak serta-merta diblokir tanpa proses yang sesuai ketentuan. Dana nasabah tetap aman, dan rekening dapat diaktifkan kembali dengan mudah melalui transaksi sederhana,” ujar Teddy Kurniawan, Pemimpin Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Sumsel Babel, dalam keterangan resminya.
Untuk itu, Bank Sumsel Babel mengajak para nasabah untuk tetap aktif menggunakan rekening mereka demi menjaga kelancaran akses dan keamanan dana.
Dalam hal ini, rekening tersebut akan dibekukan sementara demi menjaga keamanan dana nasabah, bukan berarti dana diambil alih atau hilang.
Bank Sumsel Babel mendorong nasabah untuk tetap aktif bertransaksi secara berkala, minimal satu kali dalam dua hingga tiga bulan. Beberapa transaksi yang bisa dilakukan antara lain: setor atau tarik tunai, belanja menggunakan QRIS melalui Mobile Banking Bank Sumsel Babel, serta transfer dana antar rekening.
Sebagai bentuk apresiasi kepada nasabah yang aktif, Bank Sumsel Babel juga menghadirkan Program Tabungan Pesirah, yakni program berhadiah di mana nasabah memiliki kebebasan untuk memilih sendiri hadiah impiannya.
“Kami ingin memberikan pengalaman menabung yang tidak hanya aman dan nyaman, tapi juga memberikan nilai tambah bagi nasabah. Melalui Tabungan Pesirah, nasabah punya peluang meraih hadiah pilihan mereka sendiri,” tambah Teddy.
Baca Juga: Bank Sumsel Babel Catat Kinerja Positif Semester I 2025, Laba Tembus di Atas Target
Bank Sumsel Babel menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra keuangan yang aman, nyaman, dan terpercaya bagi seluruh lapisan masyarakat.
Tak hanya sekadar tempat menyimpan uang, BSB hadir sebagai solusi finansial yang responsif terhadap kebutuhan nasabah, dari pelaku UMKM hingga masyarakat umum.
Melalui layanan yang terus ditingkatkan—baik di kantor cabang maupun lewat platform digital—BSB berupaya menghadirkan pengalaman perbankan yang mudah diakses, transparan, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan.
Dengan semangat pelayanan terbaik, Bank Sumsel Babel berupaya menjaga kepercayaan yang telah dibangun selama puluhan tahun.
Berita Terkait
-
Bank Sumsel Babel Catat Kinerja Positif Semester I 2025, Laba Tembus di Atas Target
-
Serikat Pekerja Bank Sumsel Babel Kini Masuk Kepengurusan SP BPD Nasional
-
Bank Sumsel Babel Borong 2 Penghargaan dari BP Tapera, Bukti Komitmen di Sektor Perumahan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Komitmen Pro Rakyat di Bangka Belitung Dengan Berbagai Bantuan Nyata
-
Travel ke Luar Negeri Makin Nyaman: ATM VISA Bank Sumsel Babel Solusinya
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti
-
Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia
-
Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi
-
Ketika Membeli Pembalut Harus Berhemat, Perempuan Marginal Palembang Hadapi Risiko Kesehatan
-
4 Koridor Feeder LRT dan Teman Bus Palembang Setop Operasional, Ini Rute yang Terdampak