SuaraSumsel.id - DPRD Provinsi Sumatera Selatan menggelar Rapat Paripurna XVII pada Senin (14/7) dengan agenda mendengarkan tanggapan Gubernur Sumsel terhadap pandangan umum fraksi-fraksi atas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Provinsi Sumsel. Dalam rapat yang berlangsung di ruang paripurna tersebut, DPRD menyatakan dapat menerima tanggapan tersebut dan sepakat membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk membahas ketiga Raperda lebih lanjut.
Rapat Paripurna XVII DPRD Provinsi Sumatera Selatan yang digelar pada Senin (14/7) berlangsung khidmat dan penuh atensi. Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Sumsel, Andie Dinialdie, SE, MM, didampingi tiga Wakil Ketua: Raden Gempita, SH, H. Nopianto, S.Sos, MM, dan H.M. Ilyas Panji Alam, SE, SH, MM. Hadir mewakili Gubernur Sumsel, Wakil Gubernur H. Cik Ujang, SH, bersama Sekretaris Daerah Drs. H. Edward Chandra, MH. Rapat ini juga dihadiri oleh Sekretaris Dewan H. Aprizal, S.Ag, SE, M.Si, jajaran Forkopimda, para kepala dinas, perwakilan OPD di lingkungan Pemprov Sumsel, serta sejumlah tamu undangan lainnya yang turut menyaksikan jalannya pembahasan penting tersebut.
Dalam rapat tersebut, tanggapan dan jawaban Gubernur Sumsel atas pandangan umum fraksi-fraksi dibacakan oleh Wakil Gubernur H. Cik Ujang, SH. Seluruh poin pertanyaan, masukan, serta saran dari masing-masing fraksi disampaikan dan ditanggapi secara rinci. Usai pembacaan, rapat sempat diskors untuk memberi waktu kepada juru bicara fraksi-fraksi menyusun tanggapan atas jawaban Gubernur. Setelah diskors dicabut, juru bicara fraksi-fraksi yang diwakili oleh H. Alfrenzi Panggarbesi, S.Si menyatakan bahwa seluruh fraksi dapat menerima tanggapan Gubernur tersebut dan siap membahasnya lebih lanjut melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus).
Adapun Pansus tersebut yaitu:
1. Pansus I membahas Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Prov.Sumsel tahun 2025 – 2029
2. Pansus II membahas Raperda tentang riset dan inovasi
3. Pansus III membahas Raperda tentang penyelenggaraan pemberdayaan Perempuan dan perlindungan anak
Selanjutnya diadakan prosesi pembentukan Pansus dan penentuan pimpinan pansus, dengan hasil :
1. Pansus I : Koordinator : Andi Dinialdie, SE, MM dan H. Nopianto, S.Sos, MM, Ketua : Ir. H. Hendra Gunawan, SH, MM dan Wakil Ketua, H. Ir. Muhammad F Ridho, ST, MT.
2. Pansus II : Raden Gempita, SH. Koordinator:, Ketua : H. Aswan Mufti, ST, M.Si dan Wakil Ketua : Made Indrawan. ST, MH.
3. Pansus III : Koordinator: H.M. Ilyas Panji Alam, SE, SH, MM, Ketua: H. Zaitun, SH, MKn dan Wakil Ketua: Drs. Tamrin, M.Si.
Setelah penyepakatan pimpinan pansus agenda rapat paripurna diakhiri dengan prosesi penandatanganan keputusan DPRD Prov.Sumsel atas pansus dimaksud.
Pansus tersebut akan bekerja dan hasilnya akan disampaikan pada Rapat Paripurna 6 Agustus Mendatang.
Tag
Berita Terkait
-
Kutukan Sapatha Sriwijaya: Warisan Kuno yang Masih Menjerat Pejabat Hari Ini
-
Ironi PLTU Sumsel 1: Kebun Sawit Warga Digusur, Ganti Rugi Tak Masuk Akal
-
Jangan Pulang dari Pedamaran Sebelum Coba Bingko! Ini Kue Murah, Kaya Rasa dan Sejarah
-
Fakta Miris! Perempuan Lulusan SMA & Kuliah di Sumsel Lebih Sulit Dapat Kerja dari Laki-Laki
-
Sumsel Sepekan: Ketegangan di Laut Sungsang dan Kabar Gembira untuk Pelajar Palembang
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?
-
WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik
-
Kembali Mahasiswa Demo Tuntut Herman Deru Mundur karena Gagal Atasi Karhutla
-
Viral Mobil Damkar Tertahan Portal di Banyuasin, Petugas Sempat Adu Argumen hingga Membongkarnya
-
Karhutla Sumsel Tak Kunjung Usai, Ekoteologi Ditawarkan untuk Mengubah Perilaku terhadap Alam