Sebagai Komisaris Independen, Mawardi Yahya memiliki tanggung jawab untuk mengawasi manajemen, menjaga tata kelola perusahaan, dan memastikan Garuda tetap berjalan sesuai prinsip korporasi sehat.
Penunjukan komisaris dari kalangan non-profesional bisnis dianggap sebagian kalangan sebagai langkah berisiko, apalagi Garuda masih dalam masa pemulihan pasca restrukturisasi utang besar dan krisis finansial selama pandemi.
Namun, pemerintah tampaknya percaya pengalaman Mawardi dalam dunia pemerintahan dan politik bisa menjadi nilai tambah dalam menjembatani kepentingan negara dan masyarakat sebagai pemegang saham utama Garuda.
Antara Loyalitas dan Profesionalisme
Penunjukan Mawardi Yahya ke posisi komisaris mengundang kembali diskusi klasik soal batas antara profesionalisme dan loyalitas politik dalam tubuh BUMN.
Apakah Garuda Indonesia—maskapai kebanggaan nasional—mampu tetap terbang tinggi dengan jajaran komisaris yang penuh warna politik? Atau justru hal ini akan memperkuat posisi Garuda dalam hubungan strategis dengan pemerintah?
Yang pasti, publik kini menanti bagaimana kontribusi nyata Mawardi Yahya dalam memperkuat tata kelola dan pengawasan di tubuh Garuda Indonesia, di tengah tantangan industri penerbangan yang belum benar-benar pulih.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Sampah Saat Kunjungan Prabowo, Senator Desak Evaluasi Tata Lingkungan
-
Sumsel Pakai Drone Tebar Benih, Kini Masuk 5 Besar Produksi Pangan Nasional
-
Fakta di Balik Pembatalan Kunjungan Prabowo Tinjau MBG Sekolah di Palembang
-
Prabowo: Makan Bergizi Gratis Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa
-
Presiden Prabowo Terbang ke Sumsel, Luncurkan Gerina: Ini Agenda Lengkapnya
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Siapa yang Menentukan Audit BPK di 3 Daerah Sumsel? Ini yang Kini Didalami KPK
-
42 Amplop Muncul Saat Pencairan Dana BOS di Lubuk Linggau, 3 Pegawai Dibebastugaskan
-
Rudiansyah Jadi 'Superman' Lawan Karhutla, Mengapa Kebakaran Hutan dan Lahan Terus Berulang?
-
51 Saksi Sudah Diperiksa, Mengapa Belum Ada Tersangka di Kasus Lampu Jalan Palembang?