SuaraSumsel.id - Sepatu gunung merupakan salah satu perlengkapan penting bagi para pendaki dan pecinta alam.
Dengan sepatu yang tepat, perjalanan di medan terjal dan ekstrem menjadi lebih aman dan nyaman.
Namun, memiliki sepatu gunung saja tidak cukup—perawatan yang benar sangat diperlukan agar sepatu tetap awet, tahan lama, dan tetap memberikan performa terbaik.
Pada artikel ini, kami akan membahas secara lengkap dan praktis mengenai cara merawat sepatu gunung agar tetap optimal digunakan dalam jangka waktu yang lama.
Merawat sepatu gunung tidaklah sulit, tetapi membutuhkan konsistensi dan perhatian terhadap detail.
1. Bersihkan Sepatu Setelah Digunakan
Langkah pertama dan paling penting dalam perawatan sepatu hiking adalah membersihkannya setelah digunakan.
Kotoran, lumpur, dan pasir yang menempel bisa merusak material sepatu jika dibiarkan terlalu lama.
- Gunakan sikat lembut untuk membersihkan lumpur yang mengering di bagian sol dan atas sepatu.
- Jika perlu, bilas dengan air bersih. Hindari menggunakan sabun keras atau detergen karena bisa merusak lapisan waterproof.
- Keringkan sepatu di tempat teduh dengan sirkulasi udara baik. Jangan dijemur langsung di bawah sinar matahari.
2. Keringkan dengan Cara yang Benar
Kelembapan berlebih dalam sepatu dapat menyebabkan bau tidak sedap dan mempercepat kerusakan material dalam.
Hindari mengeringkan sepatu dengan hair dryer, pemanas listrik, atau sinar matahari langsung. Sebagai gantinya:
Baca Juga: 5 Sepatu Gunung Lokal Terbaik 2025: Harga Mulai 250 Ribuan!
- Isi bagian dalam sepatu dengan kertas koran agar menyerap kelembapan.
- Simpan sepatu di tempat kering dan berventilasi baik.
- Jangan menyimpan sepatu di dalam tas atau kotak tertutup saat masih basah.
3. Gunakan Semprotan Waterproof secara Berkala
Jika sepatu Anda dilengkapi lapisan tahan air (waterproof), perlindungan ini akan berkurang seiring waktu.
Anda bisa menggunakan semprotan waterproof ulang setiap beberapa bulan sekali, terutama setelah beberapa kali digunakan dalam kondisi lembap atau hujan.
Pilih produk yang sesuai dengan jenis material sepatu (kulit, sintetis, suede, dll).
4. Hindari Mencuci Sepatu Gunung di Mesin Cuci
Meskipun tampak praktis, mencuci sepatu gunung menggunakan mesin cuci sangat tidak disarankan.
Gerakan putaran mesin dapat merusak lem, stitching (jahitan), dan struktur bagian dalam sepatu.
Sebaiknya bersihkan sepatu secara manual dengan tangan menggunakan sikat halus dan air bersih.
Berita Terkait
-
5 Sepatu Gunung Lokal Terbaik 2025: Harga Mulai 250 Ribuan!
-
Sepatu Gunung Ringan Jadi Tren 2025! Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Pendaki Aktif
-
7 Perbedaan Sepatu Running vs Sneakers: Mana yang Cocok untuk Gaya Hidupmu?
-
Jalan Santai Pakai Sepatu Apa? Ini 5 Model Paling Nyaman dan Stylish
-
New Balance 530 Bisa untuk Lari? Ini 5 Hal yang Wajib Kamu Pertimbangkan
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Oknum Prajurit Yonif 200 Raider Diamankan Pomdam Sriwijaya Usai Tembak Mati Rekan Sejawat
-
Isak Tangis Adik Pratu Ferischal Lepas Kepergian Kakak yang Tewas Ditembak Rekan TNI di THM Panhead
-
Duel Maut 2 Prajurit TNI di Tempat Hiburan Malam Palembang: Pratu Ferischal Tewas Diterjang Peluru
-
Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang
-
Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu