Korban akhirnya berteriak minta tolong. Teriakan tersebut terdengar oleh warga yang kemudian mendatangi rumah pelaku.
Saat melihat kondisi bocah itu yang dirantai di leher dan diikat ke jendela, warga langsung panik.
Tak hanya itu, warga yang geram kemudian merekam kejadian tersebut sebagai bukti, dan video tersebut dengan cepat menyebar di media sosial, terutama di Facebook.
Aksi viral itu memancing reaksi marah dari warganet, yang meminta aparat segera bertindak.
4. Polisi Bergerak Cepat, Ayah Korban Diamankan
Setelah video viral, Polsek Rambutan langsung turun tangan. Idham Alfarisi tak berkutik saat diamankan polisi. Ia kini harus berhadapan dengan jerat hukum berat.
“Pelaku kami amankan, dan saat ini tengah diperiksa untuk mendalami motif serta latar belakang emosionalnya,” tegas AKP Ledi.
Polisi memastikan bahwa pelaku akan dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak, yang ancaman hukumannya sangat berat.
5. Korban Jalani Konseling, Trauma Mendalam
Baca Juga: Jadi Dirut Bank Sumsel Babel, Ini 5 Fakta Menarik Harry Gale dan Tantangan Barunya
Di balik tragedi tersebut, kondisi psikologis MAN (7) menjadi perhatian utama.
Saat ini korban tengah menjalani konseling intensif untuk memulihkan trauma mendalam akibat perlakuan kejam dari ayah kandungnya sendiri.
“Kami pastikan proses hukum berjalan sesuai aturan. Korban dalam pendampingan konselor agar bisa segera pulih,” tambah Kapolsek.
Kasus memilukan ini sejatinya menjadi peringatan keras bagi semua orang tua agar tidak mudah terpancing emosi, terlebih terhadap anak-anak yang masih dalam masa tumbuh kembang.
Tindakan kekerasan, sekecil apa pun, tidak hanya meninggalkan luka fisik yang bisa sembuh dalam hitungan hari atau minggu, tetapi juga menyisakan luka batin yang jauh lebih dalam dan sulit dipulihkan.
Bekas trauma itu bisa melekat sepanjang hidup anak, memengaruhi mental, kepercayaan diri, hingga cara mereka berinteraksi dengan orang lain di masa depan.
Berita Terkait
-
Guncangan Terasa di Rumah, BMKG: Gempa Banyuasin Akibat Aktivitas Sesar Lokal
-
Gempa M4,3 Guncang Banyuasin: Getaran Terasa hingga Palembang, Air Sungai Naik
-
Muba Dukung Legalisasi Sumur Rakyat, Tinggal Tunggu Restu Pemerintah Pusat
-
Bukan Ditolong! Truk Bawa Sembako Kecelakaan di Banyuasin Malah Dijarah, Sopir Kabur
-
Detik-detik Ambulans Sudah Pakai Sirine tapi Tetap Dihantam, Semua Penumpang Terluka
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Pulang ke Palembang Usai Liburan, Satu Keluarga Kecelakaan di Tol Terpeka, 4 Tewas
-
Satu per Satu Dipanggil, 13 Lurah Diperiksa di Kasus Korupsi Lampu Jalan Palembang
-
BRI Perkuat Perlindungan Nasabah Lewat Penyesuaian Status Rekening Tabungan dan Giro
-
Bakar Rumah Mantan Mertua di PALI, Ayu Nyaris Diamuk Warga Usai Menyerahkan Diri
-
76,98 Persen Warga Sumsel Terkoneksi, Internet Kini Jadi Tulang Punggung Ekonomi