- Sebuah klaim hoaks mengenai deteksi squall line BMKG yang mengancam pesisir Jawa saat Tahun Baru telah beredar luas di media sosial.
- TurnBackHoax.ID memastikan BMKG tidak pernah merilis pernyataan resmi tentang ancaman badai memanjang tersebut melalui kanal resmi manapun.
- BMKG mengimbau masyarakat memverifikasi informasi cuaca hanya melalui kanal resmi mereka, seperti website atau akun Instagram terverifikasi.
SuaraSumsel.id - Menjelang pergantian tahun 2025 ke 2026, sebuah unggahan di media sosial ramai dibagikan dengan klaim bahwa BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) telah mendeteksi adanya squall line, yaitu garis badai memanjang yang berpotensi menyebabkan hujan lebat, angin kencang, hingga petir yang akan menghantam wilayah pesisir selatan dan utara Pulau Jawa pada malam Tahun Baru.
Unggahan ini langsung memicu kekhawatiran netizen, apalagi banyak yang sudah merencanakan perayaan. Namun, sebelum ramai dibagikan lebih luas, mari simak hasil cek fakta yang sesungguhnya, karena klaim itu TIDAK BENAR.
tirto.id - Sejumlah bencana alam menimpa sejumlah wilayah di Indonesia pada akhir tahun 2025. Banjir dan longsor di Sumatra menjadi salah satu yang mendapat sorotan besar. Namun, terdapat pula sejumlah bencana alam di berbagai wilayah Tahan Air. ADVERTISEMENT Di Facebook, sebuah unggahan menyebut adanya fenomena Squall Line alias garis badai memanjang di Samudra Hindia. Bahaya dari fenomena alam itu disebut sedang bergerak menuju pesisir selatan dan utara Pulau Jawa di hari terakhir tahun 2025.
Setelah ditelusuri oleh tim pemeriksa fakta TurnBackHoax.ID / Mafindo, klaim tersebut ternyata tidak berdasar dan menyesatkan:
- BMKG tidak pernah merilis pernyataan resmi terkait deteksi squall line yang mengancam Pulau Jawa pada malam Tahun Baru 2026.
- Dalam pengumuman resmi BMKG yang dipublikasikan di akun Instagram terverifikasi, disebutkan bahwa narasi tentang squall line ekstrem tersebut adalah hoaks dan tidak pernah dirilis oleh BMKG.
- BMKG justru mengimbau masyarakat untuk memverifikasi informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG seperti website bmkg.go.id, akun Instagram @infoBMKG, atau aplikasi resmi Info BMKG.
- Prakiraan cuaca BMKG untuk wilayah DKI Jakarta pada 31 Desember 2025 bahkan menunjukkan hujan ringan hingga sedang dengan intensitas kurang dari 1–5 mm/jam, bukan badai ekstrem akibat squall line
Kesimpulan: Hoaks atau Informasi Menyesatkan
Klaim bahwa BMKG mendeteksi squall line ekstrim menghantam Jawa pada malam Tahun Baru adalah SALAH dan menyesatkan.
Informasi itu tidak pernah dikeluarkan oleh BMKG melalui saluran resmi manapun. Unggahan yang beredar merupakan konten palsu yang memanfaatkan isu cuaca sensasional untuk menarik perhatian di media sosial.
Mengapa Klaim Ini Menyesatkan?
Unggahan seperti ini bisa:
- Menimbulkan kekhawatiran berlebihan di masyarakat menjelang perayaan Tahun Baru.
- Menyebarkan informasi cuaca yang tidak akurat kepada publik.
- Mengaburkan fungsi BMKG sebagai lembaga resmi penyedia informasi meteorologi dan klimatologi yang terpercaya.
- BMKG sendiri secara rutin merilis prakiraan cuaca yang dapat dijadikan acuan, tetapi hanya melalui kanal resmi.
Tips Cek Fakta Sebelum Menyebarkan Informasi Cuaca
1. Cari pengumuman resmi dari akun BMKG terverifikasi (website atau media sosial).
Baca Juga: Jelang Detik-Detik Tahun Baru, 11 Daerah di Sumsel Berpotensi Hujan Lebat
2. Hindari unggahan tanpa sumber resmi yang mengklaim informasi cuaca sensasional.
3. Gunakan aplikasi cuaca terpercaya untuk mendapatkan prakiraan yang akurat.
4. Dengan langkah sederhana ini, Anda dapat menjadi pengguna media sosial yang lebih cerdas dan tidak mudah terpancing hoaks.
Berita Terkait
-
Jelang Detik-Detik Tahun Baru, 11 Daerah di Sumsel Berpotensi Hujan Lebat
-
Cek Fakta: Benarkah Perpanjangan SIM dan Pengurusan BPKB Gratis Mulai Januari 2026?
-
Cek Fakta: Viral Anies Baswedan Sumbang Dana Rp300 Triliun untuk Bencana Sumatera, Benarkah?
-
Cek Fakta: Viral Mahfud MD Minta KPK Curigai Kenaikan Harta Luhut Binsar Pandjaitan, Benarkah?
-
Cek Fakta: Viral Luhut Ancam Korban Banjir Bandang Sumatera, Benarkah?
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Oknum Prajurit Yonif 200 Raider Diamankan Pomdam Sriwijaya Usai Tembak Mati Rekan Sejawat
-
Isak Tangis Adik Pratu Ferischal Lepas Kepergian Kakak yang Tewas Ditembak Rekan TNI di THM Panhead
-
Duel Maut 2 Prajurit TNI di Tempat Hiburan Malam Palembang: Pratu Ferischal Tewas Diterjang Peluru
-
Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang
-
Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu