SuaraSumsel.id - Kabar gembira datang untuk masyarakat Sumatera Selatan.
Setelah sempat vakum dari penerbangan internasional, Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II) Palembang kini kembali menyandang status sebagai bandara internasional.
Momentum ini diresmikan secara meriah melalui pembukaan rute baru Palembang–Kuala Lumpur bersama AirAsia, Selasa (17/6/2025).
Acara peresmian berlangsung di ruang VIP Bandara SMB II Palembang dan dihadiri langsung oleh Gubernur Sumsel, H. Herman Deru, didampingi perwakilan dari Pemerintah Malaysia, manajemen AirAsia, dan jajaran Pemerintah Provinsi Sumsel. Atmosfer optimisme terasa kental, menandai babak baru hubungan Palembang dengan dunia internasional.
Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menegaskan bahwa pengembalian status internasional Bandara SMB II adalah langkah besar, bukan hanya sekadar seremoni belaka.
“Ini adalah kabar baik, bukan hanya bagi pelaku bisnis, tetapi juga untuk pelajar, pasien yang berobat ke Malaysia, serta peluang pariwisata Sumsel untuk berkembang. Ini jembatan baru antara Sumsel dan dunia internasional,” kata Herman Deru.
Dari Palembang ke Kuala Lumpur Hanya 1,5 Jam
Melalui kerja sama dengan maskapai AirAsia, rute Palembang–Kuala Lumpur kembali dibuka dengan waktu tempuh hanya 1,5 jam penerbangan langsung.
Harga tiket? Mulai dari Rp500 ribuan, menjadikan rute ini salah satu opsi paling praktis untuk warga Palembang yang ingin melancong ke Negeri Jiran.
Baca Juga: Eks Pelatih SFC Singgung Klub Baru Liga 2: Jangan Proyek Instan, Termasuk Sumsel United?
Rute ini sebelumnya telah menjadi salah satu favorit warga Palembang sebelum pandemi melanda. Kini, dengan kehadiran kembali rute tersebut, diharapkan dapat menghidupkan kembali geliat ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga pariwisata.
“Kami bersyukur AirAsia kembali menjadi pelopor rute Palembang–Kuala Lumpur. Ini bukan hanya soal bisnis, tapi soal mempererat hubungan antarnegara, antarwarga, dan membuka peluang baru untuk Sumsel,” imbuh Herman Deru.
Malaysia Sambut Antusias
Optimisme juga datang dari pihak Malaysia. Muhammad Amir Azam, Konsul Pemerintah Malaysia untuk Indonesia, menyebut pembukaan kembali rute ini sebagai “jembatan emas” untuk mempererat hubungan kedua bangsa, khususnya antara Palembang dan Kuala Lumpur.
“Kami akan mendukung penuh. Bahkan, dalam waktu dekat, tujuh pesawat Malaysia dijadwalkan terbang ke Palembang. Ini menandakan potensi besar untuk pengembangan sektor pariwisata, pendidikan, dan perdagangan antara kedua negara,” ujarnya.
Tiket Sudah Bisa Dipesan, Penerbangan Perdana Juni 2025
Tag
Berita Terkait
-
Penerbangan Palembang-Kuala Lumpur Resmi Dibuka Lagi, Tiketnya Mulai Rp500 Ribuan
-
Kabar Baik! AirAsia Kembali Layani Rute Palembang-Malaysia Mulai September 2025
-
AirAsia Kembali Aktifkan Rute PalembangMalaysia, Dukung Pariwisata Sumsel
-
Herman Deru Telepon Bos Lion Air, Minta Penerbangan Internasional SMB II Segera Aktif
-
Bandara SMB II Palembang Internasional Lagi, Peluang Ekspor Kopi Sumsel Melejit
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Strategis dalam TPKAD Award 2026 Lewat Program Sultan Muda
-
Direktur Bus ALS Jadi Tersangka, Kasus Kecelakaan 19 Korban Naik ke Tahap Penyidikan
-
Bahlil Ngaku IPK Kuliahnya 2,75, Candaan soal Gelar Doktor Bikin Peserta Musda Tertawa
-
Beruang Liar Ngamuk di Muratara, Dua Petani Karet Diserang Berturut-turut
-
BRI Dukung Transformasi PMI di Taiwan Menjadi Wirausaha Produktif