SuaraSumsel.id - Dua gedung perkantoran milik PT London Sumatera (Lonsum) yang berada di Jalan Veteran, Kelurahan Kuto Batu, Kecamatan Ilir Timur III, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) hangus terbakar hebat pada Rabu malam (7/5/2025) sekitar pukul 21.45 WIB.
Peristiwa yang menggemparkan warga sekitar itu diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik pada salah satu unit pendingin ruangan (AC) di ruang kerja karyawan.
Kapolsek Ilir Timur II, Kompol Muhammad Ismail, saat dikonfirmasi pada Kamis (8/5), menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran yang menghanguskan dua gedung perkantoran milik PT London Sumatera (Lonsum) di kawasan Jalan Veteran, Kelurahan Kuto Batu, Palembang.
Hal ini dikarenakan seluruh aktivitas perkantoran telah berakhir sekitar satu jam sebelum api mulai melahap bangunan, sehingga tidak ada karyawan yang berada di dalam gedung saat kejadian.
Penjelasan ini sekaligus memberikan kelegaan di tengah kekhawatiran masyarakat akan potensi korban akibat peristiwa tersebut.
Kompol Ismail juga menyampaikan bahwa kesigapan petugas keamanan internal, seperti sekuriti yang pertama kali mendeteksi adanya ledakan dan kobaran api, turut membantu memastikan keselamatan para pekerja.
Meski begitu, ia menekankan bahwa dampak kebakaran terhadap aset perusahaan cukup signifikan, mengingat ruangan yang terbakar merupakan area kerja yang menyimpan banyak dokumen penting serta peralatan operasional.
Kini, proses penyelidikan lebih lanjut masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti kebakaran, meskipun dugaan awal mengarah pada korsleting listrik dari salah satu unit AC di ruang kerja.
"Benar, kejadian itu yang terbakar adalah ruang kerja karyawan. Untungnya saat peristiwa terjadi, seluruh karyawan sudah pulang," ujar Ismail.
Baca Juga: Misteri 8 Makam Rusak, Pencuri Bongkar Nisan Bikin Warga Palembang Ketakutan
Kebakaran pertama kali disadari oleh seorang petugas sekuriti PT Lonsum yang saat itu sedang bertugas di pos jaga.
Setelah melakukan patroli singkat dan kembali ke pos, saksi mendengar suara ledakan yang berasal dari salah satu bangunan. Ketika dicek, asap hitam pekat dan kobaran api sudah terlihat membubung dari dalam ruangan.
Berbekal Alat Pemadam Api Ringan (APAR), para sekuriti yang pertama kali menyadari adanya kebakaran sempat berusaha keras untuk memadamkan api yang mulai berkobar di ruang kerja karyawan.
Namun, upaya mereka terbatas mengingat banyaknya dokumen, furnitur, dan peralatan kantor yang ada di dalam ruangan, yang membuat api cepat membesar dan merembet ke gedung lainnya.
Situasi semakin menegangkan ketika api terus membesar, mengarah pada kepanikan yang melanda para sekuriti dan beberapa petugas yang berada di sekitar lokasi. Meski sempat berupaya maksimal, api sudah sulit dikendalikan dengan peralatan yang terbatas.
Beruntung, regu pemadam kebakaran yang segera tiba di lokasi langsung bergerak cepat untuk menanggulangi api.
Berita Terkait
-
Misteri 8 Makam Rusak, Pencuri Bongkar Nisan Bikin Warga Palembang Ketakutan
-
Cek Loker Palembang Hari Ini: CitraGrand City Buka Posisi Strategis di Proyek Konstruksi
-
Sandera Ijazah Karena Gaji Murah, Puluhan Karyawan Tuntut Dikembalikan
-
Modus Main Borgol, Mahasiswi di Palembang Jadi Korban Asusila Teman Sendiri
-
Sudah 2 Bulan Jadi Tersangka, Pengusaha Haji Halim Belum Disidang: Ada Apa?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Apa Itu Etomidate? Zat yang Ditemukan Bersama 6.000 Pil Ekstasi di Palembang