SuaraSumsel.id - Aksi tak terpuji mengguncang ketenangan kawasan pemakaman Telaga Swidak, Seberang Ulu II, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).
Sebanyak delapan makam milik keluarga Annur menjadi sasaran aksi vandalisme dan pencurian, setelah batu nisan mereka dihancurkan dan besi-besinya digasak oleh pelaku tak dikenal.
Peristiwa memilukan ini pertama kali terungkap saat pagar pemakaman dibuka untuk prosesi pemakaman jenazah pada Selasa sore, 6 Mei 2025.
Dalam video berdurasi 40 detik yang diunggah akun Instagram @palembang.update, terlihat jelas kondisi makam-makam yang dirusak dengan brutal.
Bongkahan batu berserakan, nisan-nisan porak-poranda, dan besi-besi penyangga hilang tak bersisa.
Tak hanya itu, pagar pemakaman yang sebelumnya menutup akses juga dilaporkan ikut lenyap dalam dua minggu terakhir—diduga diambil oleh pelaku yang sama.
Pemakaman pribadi keluarga Annur, yang berada di area pemakaman umum Telaga Swidak tepatnya di Jalan Rukun I, Kecamatan SU II, seketika berubah menjadi lautan duka dan amarah.
Herman, penjaga makam, mengungkapkan bahwa kerusakan parah terjadi karena pelaku menggunakan alat berat dan beraksi saat malam, memanfaatkan kondisi jalan yang sepi.
“Kalau siang, pagar selalu terkunci. Tapi dua minggu lalu kunci pagar sudah dirusak. Pelaku sepertinya tahu waktu dan kondisi sekitar. Batu-batu besar yang menopang besi ikut dihancurkan,” ujar Herman saat ditemui di lokasi pada Rabu sore, 7 Mei 2025.
Baca Juga: Cek Loker Palembang Hari Ini: CitraGrand City Buka Posisi Strategis di Proyek Konstruksi
Lebih miris lagi, Herman menduga pelaku tidak beraksi sendirian.
Ia mengaku sering melihat gerombolan remaja nongkrong di area kuburan, bahkan duduk di atas makam, dan kerap membuat resah para peziarah.
“Sudah sering kami peringatkan, tapi mereka tetap datang. Delapan makam rusak, ini bukan ulah satu orang,” tegasnya.
Aparat kepolisian dari Polsek SU II Palembang turut turun tangan.
Kapolsek Seberang Ulu II Palembang, Kompol Dedy Ardiansyah, menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah menerima informasi awal mengenai perusakan makam dari unggahan media sosial.
Menyadari kepekaan dan keseriusan situasi, Dedy bersama anggotanya langsung turun ke lokasi pemakaman Telaga Swidak untuk memastikan kebenarannya.
Berita Terkait
-
Cek Loker Palembang Hari Ini: CitraGrand City Buka Posisi Strategis di Proyek Konstruksi
-
Sandera Ijazah Karena Gaji Murah, Puluhan Karyawan Tuntut Dikembalikan
-
Modus Main Borgol, Mahasiswi di Palembang Jadi Korban Asusila Teman Sendiri
-
Sudah 2 Bulan Jadi Tersangka, Pengusaha Haji Halim Belum Disidang: Ada Apa?
-
Kala Emas Jadi Budaya Investasi, Inflasi Diam-diam Mengintai Palembang
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
Korban Anak dalam Tragedi Bus ALS di Muratara Masih Sulit Diidentifikasi