SuaraSumsel.id - Situasi politik di Kabupaten Empat Lawang kian memanas usai pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada yang digelar hari ini, Sabtu (19/4/2025).
Kedua pasangan calon, yakni Paslon nomor urut 01, Budi Antoni Aljufri–Henny Verawati (HBA–Henny), dan Paslon nomor urut 02, Joncik Muhammad–A’rifai, kompak menyatakan diri sebagai pemenang berdasarkan klaim masing-masing.
Di tengah belum diumumkannya hasil resmi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), masing-masing kubu saling mengunggulkan hasil rekapitulasi internal dan klaim quick count yang mereka lakukan secara mandiri.
Paslon HBA–Henny, melalui Budi Antoni, mengungkapkan keyakinannya akan kemenangan berdasarkan tingginya antusiasme masyarakat yang mendukung mereka selama masa kampanye.
"Insya Allah kita bisa unggul, ini terlihat dari antusias masyarakat yang mendukung kami," ujarnya kepada wartawan.
Budi Antoni juga menyinggung rekam jejak kepemimpinannya di periode sebelumnya sebagai bukti kinerja nyata yang menjadi pertimbangan pemilih.
"Kami yakin masyarakat Empat Lawang sudah cerdas dalam menentukan pilihan, mereka tahu siapa yang akan bisa membawa Empat Lawang ini lebih maju dan masyarakatnya sejahtera. Saat ini kita tinggal menunggu hasil dari pilihan rakyat," katanya penuh optimisme.
Paslon Joncik–A’rifai menyebut unggul signifikan dengan persentase sekitar 60 persen suara, sementara tim HBA–Henny tetap optimistis memenangkan kontestasi dengan basis suara loyalis yang kuat di beberapa wilayah.
Saling klaim kemenangan ini menciptakan ketegangan baru di tengah masyarakat, terutama di media sosial dan forum-forum komunitas lokal.
Baca Juga: Joncik-Arifai Klaim Menang Telak di PSU Empat Lawang Versi Hitung Cepat
Paslon Joncik-Arifai juga tidak kalah percaya diri. Mereka mengklaim telah unggul dalam PSU berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) dan rekapitulasi internal tim pemenangan mereka.
Merujuk pada data quick count dari Lembaga Survei Indonesia (LSI), JM–Fai disebut meraih 59,67 persen suara, jauh mengungguli HBA–Henny yang mendapatkan 40,33 persen.
Data ini didasarkan pada 100 persen data yang masuk dengan tingkat partisipasi pemilih sebesar 57,57 persen dan margin of error 1,23 persen.
Keyakinan JM–Fai semakin diperkuat dengan hasil real count internal tim mereka yang mengklaim meraih suara hingga 60,05 persen, dengan rivalnya hanya memperoleh 38,71 persen.
"Kami bersyukur atas kemenangan ini. Terima kasih kepada masyarakat Empat Lawang, tim pemenangan, dan seluruh sahabat yang telah berjuang bersama selama proses Pilkada ini," ucap Joncik dengan nada kemenangan.
Meskipun telah mengklaim kemenangan telak, Joncik tetap mengimbau seluruh pendukungnya untuk tetap tenang, tidak merayakan kemenangan secara berlebihan, dan menunggu pengumuman hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Tag
Berita Terkait
-
Joncik-Arifai Klaim Menang Telak di PSU Empat Lawang Versi Hitung Cepat
-
Dukun Cabul di Palembang Hamili Mahasiswi dengan Modus Ritual 'Pembersihan'
-
Pantau Langsung! PSU Empat Lawang Digelar Hari Ini, Berikut Kondisi Terkini
-
Anggota DPRD Lubuklinggau Dilaporkan ke Polda Sumsel: Gelapkan Dana Miliaran
-
Viral Gadis OKU Timur Dipinang Pria New Zealand dengan Mahar Miliaran Rupiah
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Turnamen Tenis PTBA Bikin Sawahlunto Ramai, Wisata dan UMKM Ikut Bergeliat
-
Kasus KUR BSI Rp9,5 Miliar Disidang, Petani Tambak Udang Disebut Teken Dokumen Kosong
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
10 Titik CCTV Palembang yang Paling Sering Dipantau Warga, Ampera Nomor 1
-
Detik-detik Bocah di Palembang Terperangkap di Parit Hampir 1 Jam saat Ambil Bola