"Kemenangan ini adalah milik seluruh rakyat dari 10 kecamatan di Kabupaten Empat Lawang. Semua memiliki andil dalam pencapaian ini," tambahnya.
Paslon yang diusung oleh koalisi besar tujuh partai politik, menyatakan kesiapannya untuk menepati janji politik dan mewujudkan Empat Lawang Madani jika nantinya ditetapkan sebagai pemenang resmi oleh KPU. "Kami siap melayani rakyat. Insya Allah kami akan amanah dan menjalankan visi-misi dengan sebaik-baiknya," tutup Joncik.
Warga pun kini menanti dengan penuh antusias dan rasa penasaran terhadap hasil resmi dari KPU, yang akan menjadi penentu sah siapa yang akan memimpin Empat Lawang ke depan.
Dalam suasana yang penuh dinamika ini, aparat keamanan dan penyelenggara pemilu diharapkan mampu menjaga situasi tetap kondusif demi menghindari potensi gesekan antarpendukung.
Dengan kedua paslon yang sama-sama mengklaim kemenangan, tensi politik di Empat Lawang dipastikan akan terus meningkat.
Masyarakat kini menunggu dengan harap-harap cemas hasil rekapitulasi suara secara berjenjang yang akan dilakukan oleh KPU Empat Lawang untuk menentukan siapa yang akan menjadi pemimpin Kabupaten Empat Lawang periode mendatang. Keputusan resmi tetap berada di tangan penyelenggara pemilu.
Tag
Berita Terkait
-
Joncik-Arifai Klaim Menang Telak di PSU Empat Lawang Versi Hitung Cepat
-
Dukun Cabul di Palembang Hamili Mahasiswi dengan Modus Ritual 'Pembersihan'
-
Pantau Langsung! PSU Empat Lawang Digelar Hari Ini, Berikut Kondisi Terkini
-
Anggota DPRD Lubuklinggau Dilaporkan ke Polda Sumsel: Gelapkan Dana Miliaran
-
Viral Gadis OKU Timur Dipinang Pria New Zealand dengan Mahar Miliaran Rupiah
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung
-
Jangan Takut Gagal, Kisah Reski Menembus Pendidikan Tinggi Lewat BIDIKSIBA PTBA
-
Wajah Lain Krisis Karhutla: Anak Terpapar Asap, Perempuan Lebih Berat Merasakan Beban