SuaraSumsel.id - Sosok Haji Halim Ali yang merupakan seorang konglomerat asal Palembang yang dijuluki Crazy Rich Sumsel, kini tercoreng akibat kasus dugaan korupsi. Direktur PT Sentosa Mulia Bahagia ini ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga memalsukan dokumen kepemilikan lahan hutan negara seluas 34 hektar supaya mendapatkan uang ganti rugi proyek jalan tol Palembang-Jambi.
Kasus ini memicu pertanyaan besar di kalangan masyarakat: Mengapa seorang konglomerat yang sudah kaya raya masih tergoda untuk melakukan korupsi demi uang tambahan?
Haji Halim Ali bukanlah orang sembarangan di dunia bisnis. Dia dikenal memiliki kerajaan bisnis yang mencakup properti, perkebunan, dan infrastruktur sehingga asetnya tersebar di berbagai kota dengan kepemilikan rumah mewah, mobil super mahal serta investasi bernilai cukup fantastis.
Alih-alih menikmati kekayaannya yang sudah melimpah, dia justru terjerumus dalam kasus dugaan korupsi.
Penyidik Kejari Musi Banyuasin dan Kejati Sumsel menemukan alat bukti bahwa Haji Halim mengklaim tanah negara sebagai miliknya demi mendapatkan uang ganti rugi yang nilainya bisa mencapai miliaran rupiah.
"Padahal dia sudah kaya, tapi tetap serakah. Mungkin ini bukti bahwa bagi sebagian orang, uang tidak pernah cukup," ujar seorang netizen.
Sejumlah akun publik media sosial juga membagikan informasi mengenai penahan salah satu orang terkaya di Sumsel ini.
Dari hasil penyelidikan, terungkap bahwa lahan yang diklaim oleh Haji Halim sebenarnya merupakan kawasan hutan negara yang tidak bisa dimiliki secara pribadi. Namun, dengan bantuan oknum tertentu, ia diduga melakukan pemalsuan dokumen agar tanah tersebut terlihat sah sebagai miliknya.
Dalam kasus ini, penyidik juga menetapkan Amin Mansyur, mantan kepalai BPN Musi Banyuasin, sebagai tersangka. Amin diduga membantu Haji Halim dalam mengurus dokumen palsu agar bisa memperoleh ganti rugi dari negara.
Baca Juga: Dari Bisnis Besar hingga Skandal Lahan Tol, Ini Fakta Mengejutkan Haji Halim Ali
Setelah mengantongi cukup bukti, penyidik akhirnya menetapkan Haji Halim Ali sebagai tersangka dan langsung menahan pada Senin (10/3/2025) di Rutan Kelas 1A Pakjo Palembang.
Sakit atau Strategi Menghindari Hukum?
Saat datang ke Kejati Sumsel untuk diperiksa, Haji Halim tiba menggunakan ambulans dengan tabung oksigen. Pemandangan ini langsung menimbulkan spekulasi di kalangan masyarakat. Apakah benar ia dalam kondisi kritis atau hanya strategi klasik tersangka korupsi yang mendadak jatuh sakit saat hendak diperiksa?
Drama tersebut tak menghalangi langkah Kejati Sumsel untuk menahannya selama 20 hari ke depan guna kepentingan penyidikan.
Penahanan Haji Halim Ali menjadi pembuka tabir skandal yang lebih besar. Dugaan keterlibatan mantan pegawai BPN menunjukkan bahwa kasus ini bukanlah permainan satu orang. Publik pun mulai bertanya-tanya, apakah ada pihak lain yang akan terseret dalam kasus ini?
Sementara itu, proyek strategis nasional Tol Betung-Tempino Jambi yang seharusnya mempercepat konektivitas Sumatera kini justru tersandung kasus hukum akibat dugaan manipulasi dalam proses ganti rugi lahan.
Tag
Berita Terkait
-
Dari Bisnis Besar hingga Skandal Lahan Tol, Ini Fakta Mengejutkan Haji Halim Ali
-
Modus Haji Halim Ali Ubah Lahan Hutan Negara Jadi Milik Pribadi Demi Uang Ganti Tol
-
Di Usia 87 Tahun, Crazy Rich Sumsel Haji Halim Ali Ditahan di Rutan Pakjo
-
Dibawa Paksa dengan Ambulans, Haji Alim Akhirnya Ditahan di Rutan Pakjo Palembang
-
Haji Alim Ogah Diperiksa, Hingga Langsung Ditahan Kasus Korupsi Lahan Jalan Tol
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Langkah Agresif Bank Sumsel Babel, Lelang Aset Digelar Serentak di Tiga Wilayah
-
SMBR Dorong Tukang Jadi Influencer Konstruksi Lewat Akademi Jago Bangunan di OKI
-
Harga Properti Palembang Diprediksi Naik di 2026, Beli Sekarang atau Tunggu 2027?
-
Orang Dalam Diduga Bakar Kantor Dishub Babel, Ada Dendam Gagal Naik Pangkat yang Membara
-
Triwulan I 2026, BRI Catat Pertumbuhan Laba Dua Digit dan Kinerja Tetap Tangguh