SuaraSumsel.id - Kota Palembang tidak hanya terkenal dengan kuliner khasnya seperti pempek, tetapi juga memiliki berbagai masjid bersejarah yang menjadi saksi perjalanan Islam di Sumatera Selatan (Sumsel).
Berikut lima masjid penuh sejarah di Palembang beserta lokasi dan cara menjangkaunya:
1. Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin
Lokasi: Jl. Jenderal Sudirman, 19 Ilir, Ilir Timur I, Kota Palembang
Masjid yang didirikan pada abad ke-18 oleh Sultan Mahmud Badaruddin I ini menjadi ikon kota Palembang. Arsitekturnya menggabungkan unsur Melayu, China, dan Eropa.
Cara Menjangkau: Masjid ini berada di pusat kota, dapat dijangkau dengan kendaraan pribadi, taksi, atau transportasi umum seperti Trans Musi dengan rute yang melewati kawasan 19 Ilir.
2. Masjid Lawang Kidul
Lokasi: Jl. Sultan Mahmud Badaruddin II, 3-4 Ulu, Seberang Ulu I, Palembang
Masjid ini dibangun pada masa Kesultanan Palembang Darussalam dan terkenal dengan pintu gerbang uniknya yang berbentuk lengkungan besar.
Cara Menjangkau: Dari pusat kota, bisa menggunakan kendaraan pribadi atau angkutan umum yang menuju ke Seberang Ulu.
3. Masjid Ki Muara Ogan
Lokasi: Jl. Ki Gede Ing Suro, 32 Ilir, Ilir Barat II, Kota Palembang
Baca Juga: Eksekusi 3 Ruko Milik Terdakwa Korupsi Timah Hendry Lie di Palembang Ricuh
Masjid ini didirikan oleh ulama besar Ki Muara Ogan pada abad ke-19 dan menjadi pusat penyebaran Islam di Palembang.
Cara Menjangkau: Masjid ini dapat dijangkau dengan mudah menggunakan kendaraan roda dua, roda empat, atau ojek online dari berbagai penjuru kota.
4. Masjid Suro
Lokasi: Jl. Kiai Muara Ogan, 2 Ulu, Seberang Ulu I, Kota Palembang
Dikenal sebagai salah satu masjid tertua di Palembang, Masjid Suro memiliki sejarah panjang dalam perkembangan Islam di wilayah ini.
Cara Menjangkau: Masjid ini dapat diakses melalui Jembatan Ampera menuju kawasan Seberang Ulu dengan kendaraan pribadi atau angkutan umum.
5. Masjid Al-Mahmudiyah
Lokasi: Jl. Pangeran Sido Ing Kenayan, 5 Ulu, Seberang Ulu I, Palembang
Berita Terkait
-
Eksekusi 3 Ruko Milik Terdakwa Korupsi Timah Hendry Lie di Palembang Ricuh
-
Gangguan di Jalur Bumi Sriwijaya-Bandara, Perjalanan LRT Sumsel Tertunda
-
Satuko Goes To School: Tukar Botol Plastik dengan Tumbler, Kurangi Sampah di Palembang
-
UCOllect Box Hadir di Palembang, Tukarkan Minyak Jelantah Jadi Saldo MyPertamina
-
Pulau Kemaro dan Siti Fatimah, Legenda Cinta Di Balik Cap Go Meh Palembang
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
7 Fakta Sidang Pokir OKU: Jaksa KPK Bongkar Komunikasi Rahasia, Nama Bupati Teddy Mencuat
-
5 Foundation Matte untuk Menahan Minyak di Wajah Super Berminyak
-
7 Fakta Aksi Protes Kelangkaan BBM Solar di Sumsel, Massa Demo di Pertamina Patra Niaga
-
Saat Seniman Bersua Regulasi, Urgensi Seni dan Kebudayaan Palembang Menguat