SuaraSumsel.id - Praktik prostitusi berkedok warung kopi di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Cambai, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan akhirnya terbongkar. Penggerebekan yang dilakukan oleh Polsek Cambai mengungkap fakta mencengangkan—seorang kakeklansia berusia 77 tahun berinisial AK alias AC diduga menjadi dalang dalam bisnis haram ini.
Tak hanya itu, dalam operasi tersebut, polisi juga menemukan seorang korban berusia 13 tahun yang masih berstatus pelajar, diduga dieksploitasi dan diperjualbelikan kepada pelanggan di warung tersebut. Kasus ini menambah daftar panjang eksploitasi anak yang terjadi di berbagai daerah.
Kapolres Prabumulih AKBP Endro Aribowo melalui Kasat Reskrim Polres Prabumulih AKP Tiyan Talingga mengungkapkan pihaknya tidak akan tinggal diam terhadap kasus eksploitasi anak. Penindakan ini diharapkan menjadi peringatan keras bagi siapa pun yang mencoba melakukan praktik serupa.
"Hasilnya cukup mencengangkan, seorang kakek atau lansia berinisial AK alias AC berusia 77 tahun diamankan oleh Polsek Cambai setelah dilakukan penggerebekan," ujarnya.
Masyarakat pun diminta untuk lebih waspada dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di sekitar mereka, agar kasus serupa tidak terulang lagi.
Modus berkedok warung kopi semakin marak, memanfaatkan tempat-tempat yang terlihat biasa namun menyimpan praktik ilegal di dalamnya. Keberadaan AK yang berperan sebagai pemilik warung sekaligus pelaku utama mengejutkan warga sekitar.
Pasalnya, siapa sangka seorang lansia bisa terlibat dalam bisnis gelap ini? Polisi kini tengah mendalami jaringan yang lebih luas untuk mengungkap apakah ada pihak lain yang terlibat.
Setelah informasi ini viral di media sosial, netizen berkomentar jika lokasi warung kopi tersebut sudah terduga sejak lama terjadinya praktek meresahkan tersebut.
Baca Juga: Viral Aksi Pemukulan Pria Tua oleh Polisi di Prabumulih, Tuai Kecaman Publik
Berita Terkait
-
Viral Aksi Pemukulan Pria Tua oleh Polisi di Prabumulih, Tuai Kecaman Publik
-
Kakek 67 Tahun Tega Cabuli Anak Tunarungu Wicara di Palembang, Diiming Uang
-
Arlan Pamer 4 Istri Saat Kampanye Raih Kemenangan Telak Pilkada Prabumulih
-
Lompatan Operasi Hulu Pertamina Zona 4: Teknologi SOPPRED Tingkatkan Efisiensi
-
Dengan 10.000 BOPD, PEP Prabumulih Field Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap