SuaraSumsel.id - Malam pergantian tahun dari 2024 ke 2025 di Kota Palembang, Sumatera Selatan, dipusatkan di kawasan Benteng Kuto Besak (BKB), tepian Sungai Musi. Ribuan warga dari berbagai usia mulai memadati area ini sejak sore hari, menikmati rangkaian acara yang disiapkan oleh Pemerintah Kota Palembang.
Dengan panggung hiburan, atraksi drone cahaya di langit, dan Festival Palembang Bersinar, perayaan ini menjadi momen yang tidak hanya meriah tetapi juga penuh makna, merefleksikan keindahan dan keistimewaan kota.
Penjabat Wali Kota Palembang, Cheka Virgowansya menjelaskan bahwa pihaknya menyiapkan empat acara pada malam Tahun Baru 2025 di kawasan BKB
Acara yang digelar untuk menyambut pergantian tahun 2024-2025 mulai dari kegiatan keagamaan Palembang Berzikir di Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikromo.
Kemudian panggung hiburan yang menampilkan musik dan penyanyi dari grup band lokal, kuliner khas daerah, serta menggelar Festival Palembang Bersinar.
Festival Palembang Bersinar menampilkan ratusan cahaya drone di langit Sungai Musi yang membentuk formasi merefleksikan kemegahan Palembang Darussalam.
"Atraksi cahaya drone itu adalah pertunjukan perdana di Palembang yang menggambarkan keindahan Ibu kota Sumsel ini. Ratusan drone menciptakan pola-pola unik di atas Sungai Musi," ujar Pj Wali Kota Palembang.
Warga Palembang pada sore hari ada yang memanfaatkan waktu santai dengan mengunjungi Gedung Kesenian Palembang yang menggelar pameran foto dan pameran barang antik masa perjuangan merebut kemerdekaan RI sebelum tahun 1945 dalam rangka peringatan perang lima hari lima malam dan bermain di pelataran BKB tepian Sungai Musi.
Kemudian memasuki waktu malam hari warga terkonsentrasi di pelataran BKB karena Pemkot Palembang menyiapkan panggung hiburan dengan berbagai acara menarik.
Bagi warga Palembang yang tidak sempat berkunjung ke kawasan BKB, dapat menyaksikan berbagai acara hiburan dan atraksi permainan cahaya dari drone yang diterbangkan di atas Sungai Musi dengan latar belakang ikon Jembatan Ampera melalui siaran langsung TVRI lokal.
Baca Juga: Hindari Macet! Ini Rekayasa Lalu Lintas di Palembang Mulai Pukul 22.30 WIB
Untuk mencegah terjadi kemacetan arus lalu lintas akses ke kawasan BKB, polisi lalu lintas di bawah komando Kasat Lantas Polrestabes Palembang AKBP Yenni Diarty menutup beberapa jalan dan menyiapkan penutupan Jembatan Ampera dua jam menjelang puncak acara Tahun Baru 2025.
Kasat Lantas Polrestabes Palembang AKBP Yenni Diarty menjelaskan bahwa pihaknya menurunkan puluhan personel mengatur pergerakan kendaraan di jalan akses pusat keramaian kawasan BKB dan Ampera.
Khusus penutup Jembatan Ampera mulai dilakukan pada Selasa (31/12) pukul 22:30 WIB hingga Rabu (1/1) pukul 01:00 WIB, kata Kasatlantas AKBP Yenni.
Berita Terkait
-
Hindari Macet! Ini Rekayasa Lalu Lintas di Palembang Mulai Pukul 22.30 WIB
-
Video Art Teater Potlot Menciptakan Rasa Gelisah Terhadap Lingkungan
-
Pilkada, Kemiskinan Dan Dampak Teknologi Bikin Palembang Rawan Kriminalitas
-
Pameran Barang Jadoel Meriahkan Pertempuran 5 Hari 5 Malam di Palembang
-
Tanpa Kembang Api dan Petasan, Ini Larangan Malam Tahun Baru di Palembang
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
BEM Unsri Akhirnya Turun Aksi Kritisi Pemerintahan Prabowo, Bawa 8 Tuntutan
-
EcoGrow Mom, Langkah PTBA Wujudkan Perempuan Tani Berdaya dan Sejahtera