SuaraSumsel.id - PT Bukit Asam Tbk yang selama ini dikenal sebagai pemain besar di industri batubara, kini tengah membuktikan sebagai perusahaan tambang pionir dalam transisi energi bersih. Dengan mengadopsi teknologi energi surya untuk mendukung pertanian, PTBA tidak hanya mengurangi emisi karbon, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan para petani.
Langkah ini menunjukkan jika perusahaan bisa meraih keuntungan bisnis sambil berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan. PT Bukit Asam Tbk bertahap menggarap diversifikasi bisnis mendukung sektor energi bersih.
Hal ini diungkapkan Seketaris Perushaaan PT Bukit Asam Tbk, Nico Chandra, akhir pekan lalu. Nico mengungkapkan terdapat empat pilar pengembangan usaha yang dilakukan perusahaan dalam mendukung transisi energi bersih.
"PTBA telah melakukan strategi mendukung transisi energi, baik dari sisi mining (pertambangan), logistik infrastuktur dan tranding, downstrem, menghasilkan energi bersih (PLTS), dan utility, sekaligus melaksanakan green bisnis," ujarnya saat menghadiri gala dinner media gathering yang digelar PTBA di Lampung, (9/10/2024).
Nico menjelaskan dalam menghasilkan energi bersih, PTBA menggarap pembangkit tenaga surya (PLTS) yang telah dipakai di beberapa lokasi seperti areal bekas tambang dan juga bekerja sama dengan perusahaan lainnya, seperti Semen Padang, Semen Baturaja, Angkasa Pura II, Jasa Marga dan PT Timah.
PTBA juga telah menbangun PLTS dalam upaya irigasi persawahan di enam lokasi, seperti PLTS Tilawi Sawahlunto yang menghasilkan listrik 18,7 KwP, PLTS Nanjungan Lahat menghasilkan 27,5 KwP, dua unit PLTS Tanjung Raja Muara Enim yang menghasilkan 16,5 KwP, lalu PLTS Srimulyo Pasawaran, dan PLTS Rajo Sari Mataram Lampung Tengah yang menghasilkan 52,8 KwP.
"Untuk program perairan berbasis tenaga pembangkit listrik tenaga surya bertujuan agar dibangunnya infrastuktur sawah yang ramah lingkungan serta mendorong pemanfaatan energi terbarukan. Terpenting juga bagaimana petani pun mampu meningkatkan kesejahteraan dengan hasil produksi meningkat karena irigasi nan memadai," ucapnya.
PTBA mengungkapkan jika program PLTS berbasis pengairan pertanian telah dirasakan oleh 845 petani yang telah mengairi sebanyak 493 hektar areal sawah.
Selain itu, sebagai komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG), PTBA telah melakukan berbagai upaya, diantaranya telah menerapkan bangunan ramah lingkungan (green building) yang dilaksanakan di kantor pusat Tanjung Enim, dan kantor Pelabuhan Tarahan.
Baca Juga: Korupsi Tambang Guncang Sumsel! BPK Bongkar Praktik Licik di Area Izin PT Bukit Asam
PTBA melakukan reklamasi pada 2,2 ribu areal bekas tambang dengan menanam sebanyak 1,4 juta tanaman. Selain itu, PTBA mencatat telah mengurangi emisi mencapai 217.403 ton Co2eq per Juni 2023.
PTBA juga melaksanakan pemgembangan pemberdayaan masyarakat (PPM) di bidang kesehatan dan pendidikan. Terdapat 4 program pendidikan yang dilaksanakan PTBA sebagai , yakni BidikSiba, GernaS Tastaka, Gernas Tastaba dan Ayo Sekolah.
"PTBA memiliki 8 pilar dalam PPM, tidak hanya pendiidkan dan kesehatan, namun juga ada kemandirian ekonomi, pengembangan dan pembinaan kelompok, irigasi pertanian berbasis energi bersih, pembangunan infrastuktur yang juga mendukung kemandirian PPM," ucap Nico menjelaskan.
Berita Terkait
-
Korupsi Tambang Guncang Sumsel! BPK Bongkar Praktik Licik di Area Izin PT Bukit Asam
-
3 Tersangka Korupsi PLTU Bukit Asam Ditahan KPK, Negara Rugi Rp25 Miliar
-
Proyek DME PTBA Kehilangan Investor AS, Kini Cari Investor Baru ke Cina
-
3 Pejabat Tinggi Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Tambang Batu Bara
-
Tawar Target Bauran 50 Persen, Sumsel Inisiatif Bikin Peta Jalan Energi Bersih
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Api Melalap 10 Hektare Lahan di Dekat Tol Palindra, Manggala Agni Turun hingga Dini Hari
-
PTBA Gandeng Pertamina NRE Sulap Lahan Pascatambang Jadi PLTS, Percepat Transisi Energi Hijau
-
Sidang Korupsi Disperkimtan Palembang Bongkar Dugaan Potongan 51 Persen Dana Proyek
-
Sidang Hampir Rampung, Keberadaan Buronan Pasar Cinde Aldrin Tando Masih Misterius
-
Pertamax Turbo Turun, Tapi Pertamax Tetap, Akankah Antrean BBM di Sumsel Berkurang?